Meski Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Akui Belum Temukan Varian JN.1 di Jabar

Teritori
Rabu, 20 Dec 2023 19:48
    Bagikan  
Meski Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Akui Belum Temukan Varian JN.1 di Jabar
Drazen Zigic/Freepik

Kasus Covid-19 varian JN.1 belum ditemukan di Jawa Barat, tapi Dinkes akui tren Covid-19 meningkat.

INDONESIATREN.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengonfirmasi temuan Covid-19 varian JN.1 di Indonesia pada November dan Desember 2023.

Covid-19 varian JN.1 ini ditemukan di Jakarta Selatan dan Timur pada 17 November 2023, lalu di Jakarta Utara pada 23 November 2023, dan Batam 13 Desember 2023.

Saat ini, Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) belum menemukan kasus baru yang terkonfirmasi Covid-19 varian JN.1.

Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Jabar, kasus Covid-19 di Jabar masih varian BA.1.

Baca juga: Para Porter di Stasiun Beri Hormat kepada Penumpang Kereta Api, Warganet Teringat Perjuangan Seorang Ayah

"Kan, harus diperiksa whole genome sequencing, masih varian BA.1," kata Kepala Dinkes Jabar, Vini Andiani Dewi saat dikonfirmasi pada Rabu 20 Desember 2023.

Kendati belum ditemukan varian JN.1, Vini tak menampik bahwa kasus Covid-19 di Jabar mengalami peningkatan. Namun, kenaikan kasus ini tidak separah seperti di 2021 dan 2022.

"Kalau dulu kan dalam satu hari bisa sampai 500 (kasus positif), kalau sekarang 51 per hari. Jadi sekitar segituan dan gak kaya seperti dulu. Tapi memang di Jabar sekarang lebih meningkat dibandingkan November," ujarnya.

Dengan demikian, Vini mengimbau kepada masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Baca juga: Tegas! Ema Sumarna: Gorong-gorong Gedebage Harus Tuntas Pekan Depan

Apalagi, saat ini sudah memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 yang berpotensi menimbulkan terjadinya kerumunan masyarakat.

"Terus jaga mobilitas, menjauhi kerumunan dan kalau positif bisa meminta obat karena kami sudah mendistribusikan ke Kabupaten/kota," ucapnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”