Tahun Baru 2024, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Daerah di Jakarta

Teritori
Minggu, 31 Dec 2023 18:45
    Bagikan  
Tahun Baru 2024, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Daerah di Jakarta
Indonesiatren.com/Reza Deny

Ilustrasi rekayasa lalu lintas.

INDONESIATREN.COM - Pada perayaaan pergantian malam tahun baru 2024, Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan sejumlah jalan di wilayah Jakarta. 

Penutupan jalan ini akan diberlakukan pada Minggu, 31 Januari 2023 pukul 19.00 WIB sampai Senin, 1 Januari 2024 pukul 01.00 WIB di Jl. Jenderal Sudirman-MH Thamrin. 

"Masyarakat yang akan menuju sekitar Thamrin-Sudirman agar mencari jalan alternatif lain," tulis Polda Metro Jaya dikutip dalam akun resmi @tmcpoldametro.

Berikut daftar jalan yang akan ditutup oleh pihak kepolisian:

Baca juga: Cahaya Merah Misterius Tiba-Tiba Muncul di Wilayah Sleman, Ada Apa?

1. Arus lalu lintas dari Jalan Senopati menuju Bundaran Senayan atau Sudirman ditutup. 

2. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Jalan MH Thamrin ditutup. 

3. Arus lalu lintas dari Jalan Sabang menuju Tanah Abang dialihkan ke Tugu Tani. 

4. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang menuju Jalan Kebon Sirih atau Tugu Tani ditutup. 

Baca juga: Mau Punya Kulit Glowing? Hanya Pakai Dua Bahan Alami dan Mudah ala dr Zaidul Akbar

5. Arus lalu lintas dari Tanah Abang menuju ke Bundaran HI ditutup. 

6. Arus lalu lintas dari Jalan Imam Bonjol mengarah ke Bundaran HI ditutup. 

7. Arus lalu lintas dari Jalan Galunggung menuju Jalan Jenderal Sudirman ditutup dan diluruskan ke Jalan Jalan KH Mas Mansyur. 

8. Arus lalu lintas dari Jalan Dr Satrio menuju jalan Jenderal Sudirman ditutup, baik dari arah Timur maupun dari arah Barat. 

Baca juga: Bandung Terpantau Ratusan CCTV, Jangan Coba-coba Berulah pada Malam Tahun Baru

Baca juga: Desain Mewah Layar Lengkung, Cek Spesifikasi Vivo V25 Pro Beserta Harga Terbaru Desember 2023

9. Arus lalu lintas dari Jalan Bendungan Hilir menuju ke Jalan Jenderal Sudirman ditutup. 

10. Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju ke Jalan Jenderal Sudirman ditutup. 

11. Arus lalu lintas yang dari Jalan Asian Afrika menuju Jalan Pintu 1 senayan ditutup. 

12. Arus lalu lintas dari Jalan Sisingamangraja menuju Jalan Jenderal Sudirman ditutup dan dialihkan ke Jalan Hang Lekir. 

Baca juga: Tahun Baru 2024: Pemkot Bandung Super Siaga: Aktifkan Puskesmas 24 Selama Jam

13. Arus lalu lintas dari Jalan Asia Afrika menuju Bundaran Senayan ditutup. 

Selain itu, polisi juga memberlakukan pengaturan di tempat wisata kawasan Ancol, seperti berikut:

1. Dari arah Gunung Sahari dialihkan ke kiri ke Jalan Mangga Dua Raya Jakpus. 

2. Dilakukan pengalihan arus setiap pintu masuk Ancol, Perempatan Parangtritis, Jembatan Hailay, TL, Bintang Mas, TL, Mangga Dua, TL, Pasir Putih, Jembatan Goyang, dan Jembatan PLTY arah ke pintu karnaval. 

Baca juga: Adrien Rabiot Kunci Kemenangan Juventus atas AS Roma, Ini Klasemen Terbaru Liga Italia

3. Dari arah Kemayoran putar balik di Bundaran Kemayoran atau masuk ke Tol Kemayoran atau Kampung Pademangan Timur. 

4. Dari arah Tanjung Priok RE Martadinata - Gunung Sahari. 

5. Dari arah Penjaringan dialihkan diperempatan Parangtritis belok kanan kembali ke Penjaringan atau Kampung Bandan arah Taman Sari. 

6. Dari arah tol keluar Ancol Barat ditutup dan keluar Ancol Timur ditutup.

Baca juga: Isu Retaknya Rumah Tangga Kian Kuat, Ria Ricis Jaga Jarak dengan Teuku Ryan Saat Umrah Bareng

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga memberlakukan pengaturan di kawasan wisata Kota Tua, seperti berikut:

1. Arus lalu lintas dari arah Jl. Jembatan 5 diluruskan ke arah timur Jl. Jembatan Batu menuju Jl. Mangga Dua Raya. 

2. TL. Asemka ditutup yang mengarah ke kawasan wisata Kota Tua, Busway dapat melintas seperti biasa (kawasan LEZ) arus II dari arah Asemka diluruskan ke arah Mangga Dua - Gunung Sahari dan arus II dari arah Mangga Dua menuju kawasan wisata Kota Tua diluruskan ke arah Jl.Jembatan 5. (*) 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”