Jabar Dilandar Cuaca Ekstrem, Masyarakat harus Waspadai Penyakit DBD dan Diare

Teritori
Sabtu, 20 Jan 2024 22:32
    Bagikan  
Jabar Dilandar Cuaca Ekstrem, Masyarakat harus Waspadai Penyakit DBD dan Diare
freepik/jcomp

Ilustrasi nyamuk Wolbachia yang sedang dikembangbiakan, guna mencegah DBD.

INDONESIATREN.COM - Jawa Barat (Jabar) sedang dilanda cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam hingga ancaman berbagai penyakit terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Diare.

Dengan kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar), Vini Andiani Dewi meminta masyarakat untuk mewaspadai DBD di tengah curah hujan yang tidak menentu.

"Sekarang itu ada hujan ada enggak, tetap masyarakat hati-hati terhadap DBD, batuk, pilek mah sudah pasti. Jadi yang paling sering itu hati-hati DBD kalau hujan timbul hilang," kata Vini saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Dia menambahkan, penyakit diare juga menjadi ancaman serius ketika curah hujan konsisten terjadi. Sebab, aliran air yang terkontaminasi dengan bakteri menjadi pemicu penyakit diare.

Baca juga: Sejoli di Pasuruan Gagal Curi Motor karena Ketahuan Karyawan Minimarket, Netizen: Pasangan Sehidup Semaling

"Kalau hujannya terus menerus, itu hati-hati Diare. Karena kan air mengalir kemana saja, luapan banjir, jadi potensi terjadinya Diare itu harus hati-hati," kata dia menambahkan.

Menurutnya, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kewajiban bagi masyarakat untuk menghindari ancaman penyakit di cuaca ekstrem.

"Jadi sebetulnya kalau kita betul-betul melaksanakan PHBS sebetulnya bisa terhindar dari penyakit. Jadi itu yang utamanya. Kalau untuk pencegahan DBD ini, tetap gerakan 3M ini harus dilaksanakan oleh nasyarkat," tuturnya.

Meski begitu, Vini belum merincikan keseluruhan kasus DBD pada Januari 2024. Namun, Vini menyatakan, kasus DBD di Jabar mengalami penurunan yang cukup signifikan pada 2023, daripada 2022.

Baca juga: Anies Baswedan Komitmen Bangun Ekosistem Perfilman yang Sehat: Indonesia Jadi Tamu Mempesona di Negeri Orang

"Kami rekap, nanti detailnya kita umumkan," ujarnya.

Berdasarkan data yang Indonesiatren.com terima dari Dinkes Jabar dalam sembilan tahun terakhir, kasus DBD di Jabar cenderung naik turun. Pada 2015 tercatat ada 22.071 kasus DBD, 2016 ada 36.589 kasus, 2017 ada 11.422 kasus, 2018 ada 11.458 kasus, dan di 2019 ada 23.296 kasus.

Kemudian, pada 2020 ada 22.613 kasus DBD, 2021 ada 23.204 kasus, pada 2022 terjadi lonjakan kasus DBD yang cukup signifikan dibanding 2021. Tercatat ada 36.608 kasus DBD pada 2022.

Sementara, terjadi pengurangan kasus DBD pada 2023, hampir dua kali penurunannya. Kasus DBD di Jabar pada 2023 menurun ke 19.074.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”