Banyak Siswa Antusias Ikuti Kegiatan Ini di SMAN 1 Cileunyi, Padahal Biasanya Murid Kerap Menghindar

Teritori
Kamis, 25 Jan 2024 22:16
    Bagikan  
Banyak Siswa Antusias Ikuti Kegiatan Ini di SMAN 1 Cileunyi, Padahal Biasanya Murid Kerap Menghindar
Istimewa

Seorang siswa saat mengikuti kegiatan potong rambut gratis yang diinisiasi oleh OSIS SMAN 1 Cileunyi bekerjasama dengan tenaga profesional di lingkungan sekolah, pada Rabu, 24 Januari 2023.

INDONESIATREN.COMGuna menanamkan tingkat kedisiplinan siswa dalam masalah penampilkan rambut, baru-baru ini OSIS SMAN 1 Cileunyi Kabupaten Bandung, menggelar potong rambut gratis yang dilakukan tukang cukur rambut (haircut) profesional, pada Rabu, 24 Januari 2024.

Bahkan dari kegiatan tersebut, banyak siswa mengaku tertarik dan mendaftar untuk dipotong rambutnya.

Namun demikian, kegiatan potong rambut gratis tersebut hanya diperuntukan bagi murid laki-laki saja, mulai dari kelas 10 hingga 12.

Gelaran tersebut pun disambut baik oleh pihak sekolah, sebagaimana yang diutarakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Tapip Bahtiar, melalui stafnya Wulan Nurlanti mengatakan, bahwa kegiatan potong rambut gratis tersebut atas inisiasi satu satu produk minyak rambut yang cukup digandrungi anak muda saat ini di tanah air.

Baca juga: Pj Wali Kota Bandung Sebut Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Mulai di H-5

“Jadi kami menerima program CSR potong rambut gratis (haircut free) dari satu produk minyak rambut yang cukup digandrungi anak muda saat ini, ya tentunya kami menerima baik kegiatan tersebut,” kata Wulan, di ruang kerjanya, Kamis, 25 Januari 2024.

Disinggung terkait respon siswa terhadap kegiatan tersebut, dikatakan Wulan, mereka sangat antusias mengikuti gelaran tersebut.

“Mereka terlihat antusias, bahkan banyak sekali yang mendaftar, namun karena keterbatasan waktu dan tenaga, maka kami batasi hanya 35 siswa saja,” ungkap Wulan.

Lebih lanjut, Wulan mengatakan bahwa potong rambut yang dilakukan pun harus sesuai dengan ketentuan standar kerapian siswa di lingkungan sekolah.

Baca juga: Tiketnya Cuma 6 Ribu, Bisa Berwisata di Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi

“Ya tentunya, setiap siswa yang rambutnya belum sesuai dengan aturan sekolah, maka kami sesuaikan, sehingga siswanya pun akan terlihat lebih rapi dan sopan dalam berpenampilan, daripada potong rambut dilakukan oleh guru, terkadang tidak sesuai dengan keinginan siswanya itu sendiri, maka dari itu biasanya mereka kerap menghindar jika rambutnya dipotong oleh guru,” jelas Wulan.

Kendati demikian, sekolah pun melihat, jika usai musim libur panjang, banyak siswa yang kurang memperhatikan rambutnya, sehingga hal itu pun menjadi perhatian khusus bagi sekolah.

“Sebetulnya, secara umum sudah mulai rapi, cuman biasa kalau pasca musim libur banyak siswa yang rambutnya mulai gondrong,” imbuhnya.

Dikatakan Wulan, panjang rambut siswa itu mulai dari 6 sampai 9 cm, sehingga jika ada siswa yang panjang rambutnya lebih dari 9 cm, maka termasuk kategori gondrong dan harus dipotong.

Baca juga: Persib Mulai Matangkan Persiapan Jelang Hadapi Persis Solo

“Batas maksimal 9 cm itu mulai dari ubun-ubun, pokoknya gak boleh melewati alis, telinga dan tengkuk,” ungkapnya. 

Tidak menutup kemungkinan, dikatakan Wulan, bahwa program tersebut menjadi agenda rutin sekolah untuk menggelar haircut free dengan mendatangkan tenaga profesional. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja