Tiga Maskapai Terciduk Langgar Aturan Pemerintah, Jual Tiket Lebih Mahal daripada Batas Atas

Selasa, 19 Dec 2023 16:46
    Bagikan  
Tiga Maskapai Terciduk Langgar Aturan Pemerintah, Jual Tiket Lebih Mahal daripada Batas Atas
Youtube

Ilustrasi: armada pesawat Garuda Indonesia.

INDONESIATREN.COM - Agar setiap aktivitas dan kegiatan bisnis tidak menyebabkan efek negatif dan merugikan publik, tentunya, setiap pelaku usaha wajib mematuhi regulasi.

Namun, yang terjadi, menjelang Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, terjadi pelanggaran aturan mengenai Tarif Batas Atas (TBA) pada transportasi udara.

Belum lama ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan indikasi pelanggaran penjualan tiket yang melebihi TBA oleh tiga maskapai penerbangan.

Adita Irawati, Juru Bicara Kemenhub, menyatakan, indikasi pelanggaran TBA oleh tiga maskapai itu terjadi di wilayah Indonesia Timur. Pelanggaran penjualan tiket TBA itu, lanjutnya, hanya pada rute-rute yang diaktifkan satu maskapai.

Baca juga: Nataru 2023-2024:  Tiket Penerbangan Berlimpah, Jam Operasional BIJB Beetambah

"Memang, kami harus meneliti dan mempelajari data serta pelaporannya secara lebih rinci dan mendalam. Tapi, memang terindikasi, bahwa tiga maskapai melanggar TBA," ujar Adita Irawati, Selasa 19 Desember 2023.

Terjadinya pelanggaran itu, tegas dia, pihaknya tetap menyiapkan sanksi, yang penerapannya berjenjang. Sayangnya, Adita Irawati belum bersedia mengungkap identitas ketiga maskapai yang dugaannya melanggar penjualan tiket TBA.

Pada sisi lain, Adita Irawati mengakui terjadinya kecenderungan kenaikan tarif tiket, khususnya pesawat, pada momen Nataru 2023-2024.

Walau demikian, kata dia, kenaikan tarif tiket itu karena bertambahnya kebutuhan transportasi. Selain itu, lanjutnya, kenaikan tarif tiket itu pun masih dalam koridor yang wajar.

Baca juga: Nataru 2023-2024: Jangan Khawatir, Tiket Kereta Masih Tersedia Ratusan Ribu Lembar

Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pergerakan masyarakat yang beperjalanan Nataru 2023-2024 sekitar 107 juta orang.

Sekitar 11 persen responden, yang jumlahnya sekitar 40 ribu orang, memilih untuk menggunakan transportasi udara saat berlibur Nataru 2023-2024. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”