Ini Bukti Ekosistem EV Makin Nyata, Transaksi SPKLU Melesat Pesat

Senin, 1 Jan 2024 18:26
    Bagikan  
Ini Bukti Ekosistem EV Makin Nyata, Transaksi SPKLU Melesat Pesat
Wuling

PT PLN perbanyak aktivasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengakserasi ekosistem kendaraan listrik.

INDONESIATREN.COM - Seiring dengan adanya program skala global yang berkaitan dengan kelestarian alam, yaitu dekarbonisasi alias Net Zero Emision (NZE), pemerintah pun menggulirkan berbagai agenda rendah karbon.

Pemerintah menargetkan agenda NZE itu tercapai pada 2060. Karena itu, satu upaya agar NZE 2060 terealisasi, pemerintah gencar membentuk dan mengembangkan ekosistem Electric Vehicle (EV).

Tentunya, sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) sangat berkepentingan dengan terakselerasinya ekosistem EV.

Caranya, PT PLN (Persero) aktif memperbanyak aktivasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Baca juga: Stok BBM Nasional Kian Kuat, Pertamina Hasilkan Puluhan Juta Barel Minyak Mentah

Dalam ketarangannya, Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero), mengemukakan, pada Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, pihaknya mengaktifkan 624 SPKLU.

"Tujuannya, selain memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mengisi daya daya listrik kendaraannya pada momen Nataru 2023-2024, juga daya dukung terbentuknya ekosistem kendaraan listik," jelasnya.

Darmawan Prasojdo melanjutkan, ratusan SPKLU, diperkuat oleh kesiapsiagaan personil, itu tersebar di 411 titik.

Pada sisi lain, tuturnya, berkat kehadiran ratusan SPKLU, pihaknya menambah penghasilan yang bersumber pada transaksi pengisian daya.

Baca juga: Nataru 2023-2024: Wara-Wiri Berkendaraan Listrik? Tenang Saja, PLN Aktifkan Ratusan SPKLU

Selama 2023, ungkapnya, transaksi SPKLU dan konsumsi ketenagalistrikan EV bertambah sangat pesat. Persentasenya, sebut dia, bertambah sekitar 400 persen secara tahunan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”