Alhamdulillah, Terowongan Cisumdawu Kondisinya Aman, Ini Penjelasan Kementerian PUPR

Selasa, 2 Jan 2024 14:32
    Bagikan  
Alhamdulillah, Terowongan Cisumdawu Kondisinya Aman, Ini Penjelasan Kementerian PUPR
X / Twitter

Twin Tunnel Cisumdawu dalam kondisi aman berdasarkan pengecekan Kementerian PUPR.

INDONESIATREN.COM - Pada Malam Tahun Baru 2024 atau 31 Desember 2023, gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Sumedang.

Akibatnya, banyak rumah warga terdampak dan mengalami kerusakan. Selain itu, informasinya, gempa tersebut pun menyebabkan keretakan pada Twin Tunnel alias Terowongan Ganda ruas Tax On Location (TOL) Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Untuk memastikan kondisi Twin Tunnel Cisumdawu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengecek fasilitas infrastruktur yang juga terkoneksi dengan Bandara Udara (Bandara) Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati itu.

Kepada media, Endra S Atmawidjaja, Juru Bicara Kementerian PUPR, Selasa 2 Januari 2024, mengemukakan, berdasarkan pengecekan, Twin Tunnel Cisumdawu dalam kondisi aman dan laik operasi.

Baca juga: Kementerian PUPR Pastikan Twin Tunnel Tol Cisumdawu Tak Retak Seusai Gempa Sumedang

Endra S Atmawidjaja mengatakan, saat pemeriksaan, ada satu titik penting yang menjadi perhatian pada Terowongan Ganda Cisumdawu. Yakni, ucapnya, portal terowongan.

Namun, setelah pemeriksaan, lanjutnya, pihaknya tidak menemukan retakan pada permukaan betonnya. Ternyata, kata dia, yang semula dianggap beberapa kalanagan sebagai retakan, berupa debu atau kotoran.

Endra S Atmawidjaja menyatakan, Terowongan Ganda Cisumdawu, yang panjangnya 472 meter, berlokasi di dua desa Kabupaten Sumedang, yaitu Pamulihan dan Cigendel.

Amannya kondisi Terowongan Ganda Cisumdawu, sambungnya, juga berkat sistem maintenance alias pemeliharaan secara rutin dan berkala. Tidak itu saja, juga berkat sistem pemantauan tahunan menggunakan cara visual dan kondisi geometrik. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”