Apa Itu Halloween? Ternyata Orang-orang Mulai Pakai Kostum Aneh Sejak Abad Pertengahan

Ragam
Kamis, 2 Nov 2023 14:14
    Bagikan  
Apa Itu Halloween? Ternyata Orang-orang Mulai Pakai Kostum Aneh Sejak Abad Pertengahan
Freepik.com/Lookstudio

Ilustrasi seorang wanita memakai kostum aneh dan seram saat perayaan helloween. Tradisi ini ternyata sudah ada sejak abad pertengahan.

INDONESIATREN.COM - 31 Oktober lalu, beberapa figur publik hingga selebriti mengenakan kostum aneh, seram dan unik ala halloween. Di negara lain, ada pula kebiasaan meminta permen dari rumah ke rumah lalu mengatakan "trick or treat". Ternyata kebiasaan ini sudah ada sejak abad pertengahan.

Meski hari halloween ini bukan budaya Indonesia, tetapi halloween sendiri sudah mulai banyak dirayakan sebagai bagian dari acara sekolah, kantor, dan tempat lainnya.

Tapi apakah Anda tahu sejarah halloween dan apa itu halloween? Sejak kapan orang mulai memakai kostum aneh, unik dan seram setiap tanggal 31 Oktober. Berikut beberapa fakta menarik tentang halloween yang dilansir dari goodhousekeeping.com dan history.com.

1. Halloween dulunya ditujukan untuk mencari suami

Selama abad ke-18, wanita lajang merancang tradisi Halloween yang seharusnya membantu mereka menemukan pasangan romantis mereka.

Menurut History.com, wanita biasanya melempar kulit apel ke bahu mereka dalam upaya untuk menentukan inisial calon suaminya berdasarkan pola yang mereka buat saat mendarat.

Saat menang dalam memilih apel di pesta, orang itu akan menikah terlebih dahulu. Tetapi yang paling mengerikan dari pesta ini, adalah mereka sering berdiri di ruangan gelap dengan lilin di depan cermin untuk memastikan wajah calon suaminya muncul di kaca.

2. Kata trick or treat sudah ada sejak abad pertengahan

Mengambil permen dari orang asing pada satu malam dalam setahun, bukan kebiasaan baru di Amerika Serikat. Saat ini biasa dikenal dengan "guising" di Skotlandia dan Irlandia.

Kaum muda mengenakan kostum dan pergi dari rumah ke rumah untuk mencari makanan atau uang sebagai imbalan untuk membawakan lagu, puisi, atau "trik" lainnya. Sekarang, tradisi ini telah berubah menjadi anak-anak yang berdandan dan meminta permen.

Meskipun sekarang hampir tidak ada orang yang bernyanyi untuk mini Snickers, tetapi dengan ucapan "terima kasih" yang sederhana akan sangat bermanfaat.

3. Halloween lebih tua dari agama kristen

Dimulai dengan festival Celtic pra-Kristen atau biasa disebut Samhain, yang berarti "akhir musim panas", adalah awalnya mereka mengadakan pesta pada awal bulan November untuk menandai hari terakhir panen musim gugur dan persilangan roh, karena mereka percaya bahwa pada saat itu tabir antara dunia hidup dan dunia roh semakin tipis.

Orang di Irlandia, Inggris, dan Perancis Utara biasanya mengusir hantu dengan menyalakan api kurban. Mereka juga mengenakan pakaian-pakaian yang aneh, unik dan seram untuk mengelabui roh.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”