Mengenang Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945, Asal Usul Terbentuknya Hari Pahlawan Nasional

Ragam
Jumat, 10 Nov 2023 12:43
    Bagikan  
Mengenang Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945, Asal Usul Terbentuknya Hari Pahlawan Nasional
gramedia

Bung Tomo, tokoh menjadi saksi pertempuran Surabaya pada 10 November 1945

INDONESIATREN.COM - 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan, yang dimana memperingati pertempuran besar di Surabaya yang terjadi pada November 1945.

Pada saat itu, milisi dan tentara Indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Inggris yang mencoba menjajah kembali Indonesia.

Pada peperangan tersebut menjadi pertempuran terhebat dalam sejarah revolusi nasional Indonesia.

Selain itu, pertempuran tersebut sebagai representasi penentangan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme.

Dalam pertempuran Surabaya ini melibatkan banyak tokoh pahlawan yang terlibat dan berperan penting dalam mempertahankan Kota itu dari pasukan sekutu.

Berikut tokoh-tokoh sejarah yang menjadi saksi pertempuran surabaya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Bung Tomo

Bund Tomo, juga dikenal sebagai Sutomo, adalah pahlawan nasional yang lahir di Surabaya pada 3 Oktober 1920.

Pidato Bung Tomo merupakan salah satu peran pentingnya dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Rakyat Surabaya termotivasi untuk melawan penjajah dengan kalimat ikonik pidatonya; "Merdeka atau Mati" diucapkan kepada para pejuang sebelum pertempuran 10 November 1945.

Selain itu, Bung Tomo juga pemimpin Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) selama pertempuran di Surabaya terjadi.

2. K H Hasyim Asy'ari

KH Hasyim Asy'ari, yang lahir pada 14 Februari 1871, adalah tokoh penting lainnya.

Dia adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), dan dia berkontribusi besar pada Pertempuran Surabaya.

Peran KH Hasyim Asy'ari dalam Pertempuran Surabaya, khususnya Resolusi Jihad, mendorong semua orang untuk mempertahankan Tanah Air.

3. HR Mohammad Mangoendiprodjo

Mohammad Mangoendiprodjo adalah pemimpin TKR dan juga berperan dalam Pertempuran Surabaya yang bertindak sebagai perwakilan Indonesia untuk berkomunikasi secara biro dengan pasukan Inggris selama Pertempuran 10 November.

Beliau juga memasuki Bank Internasional dan bertemu dengan komandan pasukan Inggris untuk mencegah mereka menduduki Bank tersebut.

Selain itu, penembakan AWS Mallaby terjadi dan ia disandera di dalam gedung, yang menyebabkan Pertempuran Surabaya pecah.

4. Gubernur Suryo

Gubernur Jawa Timur Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo adalah orang yang memulai Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 dan ia banyak terlibat dalam masalah kemerdekaan Indonesia karena jabatannya sebagai gubernur Jawa Timur.

Selama Pertempuran Surabaya, Gubernur Surabaya harus berkomunikasi dan meminta bantuan dari pemimpin negara hingga akhirnya Gubernur Suryo memutuskan untuk melawan sekutu. Pidatonya disebut 'Komando Keramat'.

5. Mayjen Sungkono

Mayjen Sungkono menjabat sebagai Komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang bertanggung jawab atas pertahanan seluruh kota selama pertempuran.

Beliau berpidato kepada para pejuang pada 9 November 1945 melalui radio atau dalam pertemuan langsung.

Mayjen Sungkono menamai Surabaya "Kota Pahlawan" karena ia memimpin pertempuran secara langsung selain melalui radio.

6. Mayjen Moestopo

Mayjen Moestopo juga terlibat dalam Pertempuran Surabaya 10 November 1945 dan bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (PETA) angkatan kedua di Bogor, Jawa Barat, selama pendudukan Jepang.

Saat pelatihan selesai, ia diangkat sebagai shudanco atau komandan kompi di Sidoarjo, meskipun kemampuan yang dimilikinya melebihi itu.

Mayjen Moestopo juga ikut menghadang pasukan Inggris sebelum pertempuran 10 November 1945.

7. Abdul Wahab Saleh

Abdul Wahab Saleh merupakan seorang fotografer dari Antara yang berhasil mengabadikan peristiwa bersejarah perobekan bendera Belanda.

Fotografer ini juga mengambil gambar Arek-Arek Suroboyo yang heroik dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Fotonya menjadi sebagai saksi bisu dari perjuangan dan perlawanan rakyat Surabaya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa