Ingat Gambar Legendaris Kaleng Biskuit Khong Guan? Ini Dia Ilustrator Penciptanya

Sabtu, 13 Apr 2024 21:01
    Bagikan  
Ingat Gambar Legendaris Kaleng Biskuit Khong Guan? Ini Dia Ilustrator Penciptanya
Instagram @khongguan_biscuits

INDONESIATREN.COM - Kaleng penyimpan biskuit merk Khong Guan, bisa jadi adalah satu-satunya kaleng yang logo gambarnya paling dikenal oleh hampir semua warga di negara ini. Dalam gambar yang sedemikian melegenda itu, terlukis seorang ibu dan dua buah hatinya tengah duduk bersama menyantap biskuit. Walau gambar itu kemudian juga sempat mengundang seloroh, karena tiadanya sosok “ayah” di gambar tersebut, tetap saja banyak orang ingin tahu: siapakah pencipta gambar legendaris itu?

Adalah Bernardus Prasodjo, yang kini telah berusia 79 tahun, sosok ilustrator di balik penciptaan gambar di kaleng biskuit Khong Guan itu. Sebagaimana dikutip dari Tribun Jabar.com, Sabtu, 13 April 2024, penciptaan gambar itu berawal saat salah satu pelanggan setianya, sebuah perusahaan separasi warna di Jalan Biak, Jakarta, meminta tolong Bernardus untuk dibuatkan gambar ilustrasi.

“Dia panggil saya.Dia cerita, ada contohnya, pemesannya memesan kayak gini-gini,” kenang Bernardus, yang kelahiran 25 Januari 1945.   

Baca juga: Sebut Pemerintah Tidak Butuh Oposisi, Waketum Golkar Dukung Prabowo Rangkul Semua Parpol

Sesuai perjanjian di awal, kontrak atas hasil karyanya itu adalah kontrak putus. Karena itu, walau hasil karyanya kemudian melegenda, tidak ada royalti sepeser pun yang diperoleh Bernardus. Padahal, selain Khong Guan, ada karya Bernardus yang masih terus ada hingga kini, yakni logo biskuit Monde dan Nissin Wafer, serta logo Sirup Marjan.

“Pemiliknya sama. Mungkin, karena buat apa juga diganti. Dari gambar itu saja, sudah laku produknya,” kata Bernardus, yang sejak lima tahun terakhir ini, tidak pernah melukis lagi. Cat-cat lukis yang dimilikinya pun sudah mengering. Saat ini, bapak dua anak, Andreas Prasadja dan Daniel Prasadja, itu mengaku lebih fokus mengajar pengobatan tradisional bernama penyembuhan prana.

“Penyembuhan ini tanpa obat, tanpa menyentuh, tidak tergantung pada ajaran agama tertentu, mistik, ritual tertentu, dan lebih bersifat ilmiah,” urai Bernardus, yang kini juga tercatat sebagai Ketua Grand Master Choa Kok Sui (GMCKS) Prana Indonesia.

Baca juga: 40.000 Lebih Kendaraan Padati Jalan Bogor-Sukabumi, Kadishub Sukabumi Terjun Langsung Atur Arus Lalu LIntas

Kendati sibuk mengajarkan penyembuhan prana ke seluruh Tanah Air, kecintaan Bernardus pada melukis tidak sepenuhnya padam. “Masih sering (melukis), tapi dengan software seperti photoshop, dan tidak menggunakan kanvas lagi,” ujar Bernardus, yang dulu sempat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), namun tidak selesai karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai ilustrator.

Saat itu, Bernardus kos di Jalan Lengkong Kecil, Bandung. Di dekat tempat kosnya, ada percetakan Majalah Aktuil, majalah musik ternama kala itu. Karena suka main ke tempat itu, ia kemudian mendapat pesanan untuk membuat komik. “Tapi, (gara-gara itu) kuliah akhirnya ketinggalan,” tutur Bernardus.

Siapa sangka, dengan bekal kuliah tak selesai itu, Bernardus akhirnya sukses menciptakan ilustrasi lukisan di kaleng Biskuit Khong Guan, yang melegenda di Indonesia.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”