Di Balik Dinding Rumah Peninggalan Belanda Ini, Tersimpan Banyak Kisah Penyintas Kanker Se-Indonesia

Senin, 6 Nov 2023 20:00
    Bagikan  
Di Balik Dinding Rumah Peninggalan Belanda Ini, Tersimpan Banyak Kisah Penyintas Kanker Se-Indonesia
Indonesiatren.com

Gedung Klinik Citra Insani di Jalan Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat. Di balik dinding rumah peninggalan Belanda ini, tersimpan banyak kisah tentang penyintas kanker di Indonesia.

INDONESIATREN.COM - Siapa pun pengunjung yang datang ke Klinik Citra Insani di Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, dipastikan akan langsung melihat bangunan satu ini, sebuah rumah bertingkat dua peninggalan zaman Belanda, yang konon dibuat pada sekitar tahun 1900-an.

Berdiri di atas lahan yang luas dengan pepohonan rindang, rumah inilah yang menjadi gedung induk dari Klinik Citra Insani.

Di dalam rumah dengan ventilasi udara sangat sejuk ini pula, Prof. Mochammad Yusuf selaku pemilik klinik, berkantor dan memeriksa pasien-pasiennya.

Baca juga: Apa Itu Diabetes dan Bagaimana Klinik di Sukabumi Ini Menyembuhkannya?

Didamping sejumlah perawat dan staf, Yusuf selalu memeriksa sendiri pasien-pasiennya, sekaligus memberikan resep dan menentukan jenis obat yang harus dikonsumsi setiap pasien.

“Sebagai satu-satunya klinik yang mengembangkan metode TCM (Traditional Chinese Medicine) di Indonesia, seluruh obat yang hendak dikonsumsi oleh pasien, akan diracik lebih dulu. Tidak ada satu pun obat di sini yang merupakan obat kemasan,” ungkap Yusuf.

Tempat peracikan dan penyimpanan bahan baku rempah obat pun berada di rumah yang sama dengan tempat Yusuf berkantor.

Lokasinya bahkan berdampingan dengan ruang praktek Yusuf. Di tempat itu, menurut Yusuf, tersimpan lebih 300 jenis rempah, yang hampir seluruhnya didatangkan langsung dari Cina.

“Rata-rata, untuk setiap pasien, dibutuhkan sekitar 30-an jenis rempah, yang diracik khusus untuk keperluan pengobatannya,” kata Yusuf.

Diantara obat yang dikonsumsi, ada pula yang diberikan dalam bentuk minuman. Karena itu pula, di ruang penyimpanan bahan baku obat ini, tersedia dapur untuk merebus obat.

Baca juga: Divonis Mati Tiga Bulan Lagi, Penderita Kanker Getah Bening Sembuh Total Usai Berobat di Klinik Ini

Ada sejumlah staf perempuan yang khusus dilatih Yusuf untuk merebus dan meracik obat-obat ini. Berkat terbiasa menyiapkan resep yang ditulis Yusuf, para staf ini pun telah menguasai cara membaca aksara Cina, yang senantiasa tertulis di resep-resep Yusuf.

“Pengalaman menunjukkan: asal pasien tidak pilih-pilih obat yang diberikan, manfaat dan kesembuhannya pun bisa langsung dirasakan,” kata Yusuf.

Kembali, ia pun merujuk pada kisah Nabila, seorang penderita kanker getah bening asal Jakarta, yang sembuh dalam waktu enam bulan di Klinik Citra Insani.

Menurut Yusuf, kala itu, Ibunda Nabila mengizinkannya untuk memberi obat apa pun bagi anaknya tersebut. Alasan sang ibunda sederhana saja.

“Anaknya itu sudah divonis mati oleh dokter. Jadi, kalaulah (kematian) itu yang kemudian terjadi atas anaknya itu, Beliau sudah pasrah, karena (kematian) itu mungkin sudah takdir bagi anaknya tersebut,” kenang Yusuf.

Baca juga: Ingin Sembuh Total dari Diabetes? Akhir Tahun Ini Klinik Citra Insani Sukabumi Punya Obatnya

Faktanya, Nabila akhirnya malah sembuh dan bisa meneruskan kembali profesinya sebagai penyiar radio di Jakarta.

Sebelumnya, tercatat pula seorang pasien asal Kalimantan Timur bernama Widya, yang sembuh dari penyakit tumor otak yang dideritanya, setelah tiga bulan dirawat di Klinik Citra Insani.

Melalui kesaksian para pasien yang telah tersembuhkan dari sakitnya itu, nama Klinik Citra Insani pun tersebar ke seluruh penjuru Tanah Air. Diakui Yusuf, mayoritas pasien yang datang berasal dari berbagai kota di luar Sukabumi.

“Rata-rata, karena datang dalam kondisi sudah parah, mereka pun saya wajibkan untuk rawat inap di sini,” ujar Yusuf.

Saat ini, di kliniknya itu, tersedia 18 ruang rawat inap bagi penderita kanker dan tumor. Di setiap ruangan, tersedia fasilitas yang cukup memadai, sehingga semua pasien bisa dirawat dengan ditemani keluarganya.

Kehadiran keluarga inilah yang, menurut Yusuf, ikut memberi andil bagi kesembuhan pasien.

“Mereka tersugesti untuk bisa sembuh, agar dapat berkumpul lagi dengan keluarganya di rumah,” tutur Yusuf, yang mengaku tak ingat lagi dengan jumlah pasien yang berhasil sembuh di kliniknya itu.

“Banyak,” ucap Yusuf, singkat. Mungkin, bila bisa bercerita, dinding rumah peninggalan zaman Belanda, tempat Klinik Citra Insani merawat pasien-pasiennya, akan membantu Yusuf untuk mengungkap dengan lebih detail tentang kisah-kisah kesembuhan pasien dari sakit kanker dan tumor yang mereka derita.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa