7 Rekomendasi Gaya Hidup Sehat untuk Mengurangi Risiko Kanker Menurut Studi

Gres
Minggu, 10 Dec 2023 11:03
    Bagikan  
7 Rekomendasi Gaya Hidup Sehat untuk Mengurangi Risiko Kanker Menurut Studi
Freepik

Ilustrasi gaya hidup sehat agar terhindar dari risiko kanker.

INDONESIATREN.COM - Sebuah studi dari World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research (WCRF/AICR) merekomendasikan tujuh gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker.

Rekomendasi yang dibuat oleh WCRF/AICR pada tahun 2018 mencakup paket pilihan gaya hidup sehat yang jika digabungkan dapat berdampak besar pada kemungkinan seseorang terkena kanker dan penyakit tidak menular lainnya sepanjang hidupnya.

Studi yang dipublikasikan di BMC Medicine ini menemukan bahwa kepatuhan yang lebih besar terhadap rekomendasi berbasis gaya hidup dikaitkan dengan penurunan risiko kanker secara keseluruhan, serta risiko kanker payudara, kolorektal, ginjal, esofagus, ovarium, hati, dan kandung empedu.

Baca juga: Walau Ukurannya Kecil, Kacang Hijau Punya 5 Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

Berikut tujuh rekomendasi WCRF/AICR, seperti dinukil dari laman Medical Daily:

- Pertahankan berat badan yang sehat
- Aktif secara fisik
- Makan makanan yang lebih baik
- Batasi konsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan
- Batasi daging merah dan daging olahan
- Kurangi minuman manis
- Batasi asupan alkohol

Tim mengevaluasi hubungan antara kepatuhan terhadap rekomendasi WCRF/AICR dan risiko kanker dengan menganalisis 94.778 orang dewasa dari data Biobank Inggris. Para peserta rata-rata berusia 56 tahun.

Baca juga: Apakah Mengonsumsi Makanan yang Dibakar atau Dipanggang Dapat Memicu Kanker? Simak Penjelasannya

Data pola makan dan aktivitas fisik para peserta dikumpulkan, bersama dengan indeks massa tubuh dan pengukuran lingkar pinggang. Tingkat kepatuhan terhadap rekomendasi diukur dari skor maksimal 7 poin. Para peserta memiliki skor kepatuhan rata-rata 3,8 poin.

Insiden kanker baru pada peserta dikumpulkan dari data registrasi kanker. Sekitar 8 persen peserta (7.296) menderita kanker selama masa penelitian.

Analisis menunjukkan bahwa dengan setiap peningkatan skor kepatuhan, risiko kanker berkurang sebesar 7 persen. Peserta dengan skor kepatuhan yang lebih tinggi (4,5 poin atau lebih) memiliki risiko kanker keseluruhan 16 persen lebih rendah.

Baca juga: Sudah Belasan Pasien Kanker dan Tumor Ganas Sembuh seusai Dirawat di Joglo Klinik Citra Insani

Dengan setiap peningkatan 1 poin dalam skor kepatuhan, risiko kanker payudara berkurang sebesar 10 persen, kanker kolorektal sebesar 10 persen, kanker ginjal sebesar 18 persen, kanker esofagus sebesar 16 persen, kanker hati sebesar 22 persen, kanker ovarium sebesar 24 persen, dan risiko kanker kandung empedu sebesar 30 persen.

Namun, karena penelitian ini bersifat observasional, penelitian ini tidak memberikan hubungan sebab akibat antara kepatuhan terhadap rekomendasi WCRF/AICR dan risiko kanker.

Para peneliti mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami rekomendasi mana yang mendorong hubungan antara faktor-faktor tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa