Butuh Istirahat? Simak 5 Penyebab Kantuk Terus Menerus Menurut dr Saddam Ismail

Gres
Rabu, 20 Dec 2023 08:38
    Bagikan  
Butuh Istirahat? Simak 5 Penyebab Kantuk Terus Menerus Menurut dr Saddam Ismail
Tangkap layar YouTube Saddam Ismail

dr Saddam Ismail menjelaskan penyebab seseorang merasakan kantuk atau ngantuk terus menerus.

INDONESIATREN.COM - Dalam sebuah video pendek, dr Saddam Ismail memberitahu penyebab seseorang merasakan kantuk atau ngantuk terus menerus.

Rasa mengantuk merupakan hal wajar yang dialami manusia. Kantuk terjadi saat seseorang merasa lelah atau membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Secara umum, sering mengantuk dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kurangnya jam tidur, kelelahan, hingga adanya penyakit tertentu yang diderita.

Adapun menurut dr Saddam Ismail, apabila seseorang selalu merasakan kantuk ada beberapa hal yang turut berkontribusi.

Baca juga: Yuk, Cegah Kekurangan Nutrisi dengan 3 Cara Memperbaiki Asupan ala dr Zaidul Akbar

“Ada yang ngantuk terus? Bawaannya itu kurang semangat. Nah, bisa jadi teman-teman melakukan ini,” katanya, dikutip Indonesia Tren dari kanal YouTube dr Saddam Ismail, Rabu, 20 Desember 2023.

1. Terlalu banyak makan karbohidrat

Menurut dr Saddam Ismail, terlalu banyak makan karbohidrat menjadi satu di antara penyebab sering kantuk.

2. Begadang

Saat begadang, seseorang akan kurang istirahat dan tidur. Maka, inilah yang bisa menjadi penyebab kantuk.

3. Kurang olahraga

Tidak meluangkan waktu untuk berolahraga, menurut sang dokter dapat menyebabkan kantuk. Oleh karenanya, sisihkan waktu Anda untuk setidaknya melakukan olahraga.

Baca juga: Wajib Simak! Ini Bahaya Penggunaan Headset Berlebihan Kata dr. Saddam Ismail

4. Stres

Pada poin ini, stres bisa menjadi sebab kantuk. Dianjurkan untuk berusaha mengendalikan diri untuk terhindar dari hal ini.

5. Kurang asupan protein

Apabila seseorang kekurangan asupan protein, maka besar kemungkinan dia akan mengalami kantuk terus menerus.

Dalam hal ini, dr Saddam Ismail menyarankan agar mengonsumsi makanan berprotein seperti ayam, ikan, daging, telur, tahu, atau tempe.

Sekian penjelasan dr Saddam Ismail. Semoga bermanfaat. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”