Penyebab Biang Keringat dan Cara Untuk Mengatasinya Ala dr Sungadi Santoso

Gres
Minggu, 24 Dec 2023 07:03
    Bagikan  
Penyebab Biang Keringat dan Cara Untuk Mengatasinya Ala dr Sungadi Santoso
freepik/stefamerpik

Ilustrasi penderita biang keringat.

INDONESIATREN.COMBiang keringat adalah ruam kecil kemerahan yang menonjol dan terasa gatal sehingga menimbulkan sensasi menyengat atau rasa perih pada kulit.

Biang keringat atau biasa dikenal dengan ruam panas biasanya sering terjadi pada bayi, karena pengaturan suhu tubuh pada bayi masih belum sempurna dan kelenjar keringatnya belum berkembang secara menyeluruh.

Meskipun begitu, biang keringat juga bisa timbul oleh orang dewasa, menurut dr Sungadi Santoso di kanal YouTube SB30Health, biang keringat bahasa medis Miliaria Kristalina merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh penyumbatan di daerah kulit sehingga keringat tidak bisa keluar dengan leluasa.

Selain itu, ada juga beberapa faktor yang bisa menyebabkan risiko terjadinya biang keringat, yaitu:

Baca juga: Berburu Kado Natal di Anfield, Pelatih Arsenal Siap Amankan Poin Penuh dari Liverpool

  1. Kepanasan

Kepanasan bisa memicu timbulnya biang keringat karena adanya penyumbatan kelenjar keringat yang diakibatkan dari kepanasan. Satu diantaranya pemicu terjadi kepanasan adalah menggunakan pakaian yang terlalu tebal.

  1. Obesitas

Seseorang yang mengalami obesitas atau berat badan yang berlebih, lebih berisiko mengalami biang keringat, terutama di bagian area lipatan kulit seperti, leher, perut, dan lain sebagainya.

Baca juga: Viral, Bocah Berseragam Manchester United Usap Air Mata, Kecewa Tim Kebanggaannya Takluk oleh West Ham

  1. Iklim tropis

Faktor yang bisa menyebabkan risiko biang keringat yakni, iklim tropis. Karena iklim dan cuacanya yang panas serta lembab, sehingga menjadi pemicu utama dari munculnya biang keringat.

Disisi lain, dr Sungadi Santoso memberikan tips untuk mengatasi penyakit kulit biang keringat yang sudah dirangkum oleh tim Indonesia Tren untuk Anda.

Beraktivitas di sebuah tempat yang bersuhu panas, akan memicu timbulnya penyakit kulit biang keringat, menurut dr Sungadi ada cara untuk mengatasinya.

"Sebaiknya Anda berada di tempat yang lebih sejuk, kalau dirumah Anda ada AC syukurlah ya silahkan nyalakan AC, tapi jika tidak ada AC di rumah Anda bisa buat lingkungan atau ruangan Anda sesejuk mungkin," ucap dr Sungadi.

Baca juga: Takluk oleh West Ham, Manchester United Teruskan Tren Absen Cetak Gol

Selain itu, jangan menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau pakaian tertentu yang tidak cocok dengan kulit Anda.

"Jadi saya pernah ada satu menggunakan pakaian sweater lengan panjang di tangan saya sudah tidak nyaman dan muncul merah-merah gitu. Kalau tipe-tipe pakaian seperti itu tidak cocok buat Anda jangan dipaksa dipakai," tutur dr Sungadi.

Menurut dr Sungadi Santoso, sebenarnya penyakit kulit biang keringat merupakan penyakit yang ringan karena bisa sembuh sendiri sekitar tiga sampai empat hari.

Jika Anda khawatir, Anda bisa kunjungi dokter yang akan memberikan obat atau bedak dingin (bedak salicyl)  untuk mengurangi rasa gatal yang disebabkan biang keringat.

Baca juga: Psywar Antarmantan Pemain Arsenal: Martin Keown Klaim Lebih Baik dari Tony Adams

"Bisa melakukan kompres dingin atau kompres yang sejuk tapi jangan terlalu dingin juga dan selalu ingat harus selalu jaga kebersihan tubuh, terutama pada anak-anak yang kukunya panjang dan kotor yang memukinkan untuk menggaruk area kulit," tutur ahli medis itu. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”