Varian Covid-19 JN.1 Sudah Masuk di Indonesia, Masyarakat Diimbau Terapkan Prokes

Nusantara
Rabu, 20 Dec 2023 05:57
    Bagikan  
 Varian Covid-19 JN.1 Sudah Masuk di Indonesia, Masyarakat Diimbau Terapkan Prokes
Pixabay/PIRO4D

Ilustrasi Covid-19 varian JN.1.

INDONESIATREN.COM - Varian baru dari virus Covid-19 yakni varian JN.1 yang sebenarnya jadi varian dominan kedua di Amerika Serikar (AS), kini yang dikabarkan sudah terdeteksi di Indonesia.

Varian JN.1 ini merupakan adik dari virus varian Omicron yang mungkin Anda tidak lupa dengan nama virus tersebut saat pandemi.

Virus varian ini pertama kali teridentifikasi di Amerika Serikat (AS) pada September 2023. Namun, diawal penyebaran virus tersebut termasuk lambat.

Namun ternyata, presentasi sampel
Kementrian Kesehatan RI (Kemenkes) mengungkapkan bahwa sudah terlihat ada lonjakan kasus Covid-19 beberapa minggu terakhir.

Baca juga: Publik Bandung Wajib Waspada, Kasus Covid-19 Marak Lagi, Bertambah 100 Persen

Varian JN.1 belakangan ramai diperbincangkan karena kehadirannya dikhawatirkan menjadi pemicu melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah negara terutama di Indonesia.

Saat ini dikabarkan terdapat empat kasus yang sudah terpapar oleh varian virus ini diantaranya Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Batam.

Meskipun tinggi, pihak Kemenkes mengatakan bahwa lonjakan ini masih bisa terkendali karena jumlah pasien positif masih jauh lebih rendah dibandingkan saat pandemi lalu.

Gejala yang ditimbulkan dari varian JN.1 ini tidak beda jauh dengan varian virus sebelumnya seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, hidung tersumbat, batuk dan demam.

Baca juga: Selama Perayaan Nataru 2024, Dishub Kota Bandung Akan Dirikan Posko Kesehatan

Kemenkes meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjauhi tempat keramaian dan menjaga kesehatan.

Tak hanya itu, Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi vaksin Covid-19 untuk menjaga tubuh terpapar virus tersebut.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”