Debat Cawapres 2024: Gibran Sebut IKN Cuma Pakai 20 Persen APBN, Mahfud Tantang Buka Daftar Invetor

Nusantara
Jumat, 22 Dec 2023 20:37
    Bagikan  
Debat Cawapres 2024: Gibran Sebut IKN Cuma Pakai 20 Persen APBN, Mahfud Tantang Buka Daftar Invetor
YouTube/KPU RI

Gibran Rakabuming dan Mahfud Md berdebat soal IKN dalam Debat Cawapres 2024 di JCC, Jakarta Pusat pada Jumat, 22 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Gibran Rakabuming menyebut, banyak orang gagal paham mengenai dana pembangunan Ibu Kota Nusanatara (IKN).

Dalam Debat Cawapres 2024, Gibran mengatakan bahwa dana pembangunan IKN tidak sepenuhnya menyedot APBN.

Cawapres nomor urut 2 itu menjelaskan, pemerintah hanya menggunakan 20 persen anggaran APBN untuk pembangunan IKN.

Ia berujar, dana pembangunan IKN semasa kepemimpinan Presiden Jokowi, mayoritas berasal dari investor swasta dan luar negeri.

Baca juga: DEBAT CAWAPRES: Dua Rencana AMIN: Alokasikan Rp 150 Triliun Bagi Kaum Muda dan Lanjutkan Bansos

"Banyak yang gagal paham," kata Gibran di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Jumat, 22 Desember 2023.

"Tidak 100 persen pembangunan itu menggunakan APBN yang digunakan hanya 20 persen sisasnya investor swasta dan luar negri," ucapnya.

Kemudian, Mahfud MD menantang Gibran Rakabuming untuk membuka daftar investor yang sudah menanam uangnya di IKN.

Sepengetahuannya, demikian kata Mahfud, belum ada satupun investor yang masuk ke IKN sejauh ini.

Baca juga: Debat Cawapres 2024: Gibran Rakabuming Berkomitmen Pemerataan Pembangunan, Tidak Hanya Jawasentris

Mahfud sekarang ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).

"Saya tahu gak ada investor yang masuk. Mana yang masuk? Sebutkan. Yang saya dengar justru ratusan hektar tanah dikuasai penguasah," tantang Mahfud.

Namun demikian, Mahfud setuju dengan gagasan IKN harus diteruskan pemimpin selanjutnya, sebagai warisan baik dari Presiden Jokowi.

"Saya setuju undang investor, IKN harus diteruskan tapi pembiayaannya undang investor, sehingga diperlukan perbaikan agar warisan baik Presiden Jokowi dilanjutkan," ucapnya lagi.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”