Cak Imin Soroti Keamanan Pasca Kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka: Memalukan

Nusantara
Jumat, 5 Jan 2024 16:28
    Bagikan  
Cak Imin Soroti Keamanan Pasca Kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka: Memalukan
Instagram/@cakiminow

Cak Imin tanggapi kecelakaan KA Turanggan dengan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka.

INDONESIATREN.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara terkait manajemen transportasi pasca tragedi kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di jalur petak Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 5 Januari 2024 sekitar pukul 06.03 WIB.

Cak Imin menilai akan memalukan jika Indonesia kerap mengabaikan soal keamanan pada operasi transportasi publik.

"Ini kalau masih terjadi memalukan karena negara kita beranjak lebih modern, tidak seperti negara-negara lain sepeti India yang setiap terjadi kecelakaan karena abai terhadap safety operation," ujar Cak Imin di Taksimalaya.

Menurutnya, keamanan dan keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.

Baca juga: 4 Petugas KA Meninggal, KAI Sebut Tak Ada Korban Jiwa dari Penumpang KA Turangga dan KA Lokal di Cicalengka

Tak hanya itu saja, Cak Imin menilai kedisiplinan harus diterapkan di dalam seluruh standar operasi dalam pelaksanaan transportasi publik.

Selain itu, Cak Imin menyampaikan ucapan duka cita atas terjadinya kecelakaan kereta api tersebut.

"Innalilahi wa inna illahi rojiun, saya ikut berduka," ujarnya.

Sebelumnya, PT KAI mengungkapkan data terbaru mengenai korban meninggal dunia ataupun luka-luka dalam peristiwa kecelakaan KA Turanggan dengan KA Lokal Bandung Raya di jalur petak Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Perjalanan Penumpang Terhambat Gara-Gara Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung

Hingga saat ini, dikabarkan empat orang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”