Ketua Komisi I DPR RI Bersyukur Prabowo Tidak Terpancing Bongkar Data Pertahanan Saat Debat Capres 2024

Nusantara
Senin, 8 Jan 2024 16:36
    Bagikan  
Ketua Komisi I DPR RI Bersyukur Prabowo Tidak Terpancing Bongkar Data Pertahanan Saat Debat Capres 2024
KPU RI

Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto membuat Ketua Komisi I DPR RI bersyukur karena tidak membongkar data pertahanan pada debat capres 2024.

INDONESIATREN.COM - Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid bersyukur dan menyatakan rasa hormatnya kepada Prabowo Subianto yang tidak terpancing untuk membuka data pertahanan saat didesak Anies dan Ganjar dalam debat capres pada 7 Januari 2024.

"Alhamdulillah, Pak Prabowo tidak terpancing untuk membuka data pertahanan kita. Menurut saya ini bentuk kenegarawanan, mementingkan negara di atas politik. Meski sudah dicecar sebegitu rupa," ujarnya Meutya kepada awak media.

Meutya menilai para capres yang meminta Prabowo membeberkan data pertahanan Indonesia kepada publik tidak memahami risiko yang akan terjadi.

Baca juga: Grace Natalie Hampiri Moderator Debat Capres 2024, Protes Gestur Pendukung Paslon: Potensi Ganggu Konsentrasi

"Data pertahanan tidak bisa sembarangan dibuka. Sifatnya rahasia negara, konfidential. Hanya bisa dibuka di kalangan tertentu," ucapnya.

"Apalagi debat ini diperhatikan oleh seluruh dunia. Jika dibicarakan di publik, sama saja membuka rahasia pertahanan kita ke negara lain," katanya.

Seharunya, Meutya menyebut debat capres dengan tema petahanan itu bisa menjadi ranah persatuan antara capres.

"Memanfaatkan data pertahanan yang sifatnya rahasia untuk menyudutkan lawan politiknya mestinya tidak terjadi. Negara lain sangat berkepentingan terhadap isu pertahana ini," tuturnya.

Baca juga: Korban Hilang Tanah Longsor Subang Ditemukan Tim SAR Gabungan dalam Kondisi Meninggal Dunia

"Harusnya kita memperlihatkan persatuan bahwa Indonesia dalam debat pertahanan, tentunya dnegan sikap calon pemimpin yang penuh jiwa negarawan," sambungnya.

Lebih lanjut, Meutya meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati menentukan pilihan pemimpin Indonesia, sebab kedaulatan negara dipertaruhkan.

"Kondisi geopolitik dunia sangat rentan. Sangat mungkin berdampak kepada kita. Untuk itu, kita butuh pemimpin yang kuat yang bisa menjamin kedaulatan negara untuk membawa kita menghadapi tantangan dunia," kata Meutya.

"Seorang pemimpin negarawan yang memikirkan negara di atas kepentingan lain, apalagi ambisi politik pribadinya," ujarnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”