Diminta Beri Skor Kinerja Kementerian LHK, Anies: Ngasih Nilai Sensitif, Ada yang Habis Itu Ceramah Terus

Nusantara
Jumat, 19 Jan 2024 06:25
    Bagikan  
Diminta Beri Skor Kinerja Kementerian LHK, Anies: Ngasih Nilai Sensitif, Ada yang Habis Itu Ceramah Terus
Instagram/@fotoanies

Anies Baswedan sebut beri skor kinerja terhadap kementerian terasa sensitif belakangan ini.

INDONESIATREN.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan kembali memberikan skor kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dipimpini oleh Siti Nurbaya Bakar.

Hal tersebut disampaikan Anies dalam acara Desak Anies yang digelar di Half Patiunus, Jakarta Pusat, pada 18 Januari 2023.

Awalnya, Anies menerangkan bahwa Indonesia memiliki komitmen agar emisi nol pada tahun 2060.

Anies menilai komitmen tersebut harus diturunkan dalam bentuk kebijakan-kebijakan.

Baca juga: Samsung Galaxy S24 Sudah Rilis di Indonesia! Apakah Ada Pembaruan Fitur dan Spesifikasi daripada Pendahulunya?

"Kita punya komitmen untuk net zero emision di tahun 2060. Ini harus diturunkan dalam bentuk kebijakan kementerian, provinsi, kabupaten, privat sektor," ujar Anies.

Selain itu, Anies mengungkapkan Indonesia memiliki rencana untuk bisa menurunkan efek rumah kaca pada 2030.

Menurut Anies, hal tersebut merupakan sesuatu hal yang sulit diwujudkan.

"Kemudian komitmen menurunkan efek rumah kaca itu sampai hampir 32 persen di tahun 2023, kita masih jauh dari situ. Bahkan kalau catatan kita, jauhnya agak mengkhawatirkan," katanya.

Baca juga: Viral, Wanita Bersalin di Mushola Cimanggis Depok, Lalu Pergi dan Tinggalkan Bayinya Sendiri

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa Indonesia memiliki aturan yang dapat menjangkau semua lapisan dan sektor.

"Menurut kami, ini harus ada regulasi yang komprehensif, apa yang dikerjakan pemerintah pusat provinsi daerah dan privat sektor," ucapnya.

Maka dari itu, Anies meminta agar pemerintah melakukan percepatan penggunaan energi baru dan terbarukan. Pasalnya, Indonesia memiliki target pada 2025.

"Targetnya kalau tidak salah 23 persen di tahun 2025, nah kita sekarang baru 13 persen. Itu mencapai tambahan 10 persen dalam waktu 2 tahun itu mission impossible," tuturnya.

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini Dia Camilan yang Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi, Cocok Buat Si Doyan Ngemil!

Kemudian, pembawa acara meminta Anies memberikan skor terhadap kinerja KLHK.

"Kira-kira ketika Mas Anies nilai, berapa nilai yang Mas Anies sematkan untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini mas?," tanya pembawa acara tersebut.

"12 dari berapa? 12 dari 14 ya," jawab Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa memberikan penilaian pada sebuah kementerian akan terasa sensitif belakangan ini.

Baca juga: Sah, Segini Harga Hp Samsung Galaxy S24, Bawa Chipset Exynos 2400 dan Kamera Kelas Kakap, Pre Order Sekarang!

"Ngasih nilai sensitif, ada yang abis itu ceramah nyebut angka terus," ujarnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”