Debat Cawapres 2024: Muhaimin Iskandar Singgung Program Food Estate

Nusantara
Minggu, 21 Jan 2024 19:44
    Bagikan  
Debat Cawapres 2024: Muhaimin Iskandar Singgung Program Food Estate
KPU RI

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

INDONESIATREN.COM - Debat Cawapres 2024 berlangsung di Convention Center (JCC), Minggu, 21 Januari 2024. Debat ini merupakan rangkaian debat keempat kalinya yang digelar KPU RI untuk pasangan Capres-Cawapres, atau debat kedua untuk cawapres.

Dalam rangkaian Debat Cawapres 2024 kali ini mengangkat tema Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, serta Masyarakat Adat dan Desa.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendapat kesempatan pertama menyampaikan pidato pandangannya seputar tema yang diangkat.

Baca juga: Jelang Debat Cawapres 2024: Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Berjabat Tangan

Cak Imin menyindir orang yang punya tanah 500.000 hektare saat memberikan pidato pertamanya. Cak Imin menuntut adanya keadilan sosial.

Ketua Umum PKB itu juga menyindir tentang program Food Estate yang dinilai gagal.

"Krisis iklim, bencana ekologi terjadi dimana-mana. Negara harus serius mengatasinya, tidak hanya mengandalkan proyek yang tidak mengatasi masalahnya. Kita harus sadar bahwa kritis iklim kenyataan krisis iklam dengan etika," kata Imin.

"Etika lingkungan, intinya adalah keseimbangan antara manusia dan alam, tidak ada menang-menangan antara manusia dan alam," lanjutnya.

Baca juga: Anies Baswedan Berjanji Berikan Jaminan Hari Tua untuk Atlet Berprestasi: Bangun Tempat Semacam Hall of Fame

Cak Imin juga menyebut pembangunan yang tidak seimbang dan kembali menyinggung krisis iklim yang tidak ditangani serius.

"Dengan kesadaran ini bahwa pembangunan nasional, bahwa kebijakan nasional harus beripjak kepada yang namanya keadilan. Keadilan iklim keadilan teknologi, dan keadilan antar generasi. Keadilan agraria, dan tentu keadilan sosial," kata Imin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”