Surya Paloh Beberkan Alasannya Tidak Mau Ikut Berkomentar Mengenai Sikap Gibran dalam Debat Cawapres

Nusantara
Selasa, 23 Jan 2024 19:06
    Bagikan  
Surya Paloh Beberkan Alasannya Tidak Mau Ikut Berkomentar Mengenai Sikap Gibran dalam Debat Cawapres
Instagram/@suryapaloh.id

Ini alasan Surya Paloh enggan berkomentar mengenai sikap Gibran dalam debat cawapres.

INDONESIATREN.COM - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh buka suara mengenai pembicaraan yang sedang menjadi sorotan publik mengenai di debat keempat cawapres pada 21 Januari 2024.

Seperti diketahui, saat ini sikap calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka sedang menjadi perbincangan hangat publik.

Dalam debat tersebut, Gibran sempat memberikan gestur tertentu ketika pelaksanaan debat yang dinilai kurang sopan.

Menanggapi hal tersebut, Surya Paloh mengaku tidak mau mengomentari sikap Gibran tersebut.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Bupati Garut, Rudy Gunawan Belum Tentukan Langkah Politik, Bakal Maju Cabug Jabar?

Ia menjelaskan bahwa komentarnya akan terlihat subjektif apabila menilai sikap Gibran tersebut.

Apalagi Surya menyebut bahwa saat ini masyarakatn sudah memiliki kemampuan menganilisis sehingga ia memberikan ruang agar masyarakat menilai sendiri.

"Iya saya pikir saya persilahkan masyarakat yang menilainya. Terlalu subjektif saya untuk menilai itu," kata Surya Paloh di Kantor DPW Partai NasDem Bali.

"Saya bilang apa pun itu pasti unsur subjektifitasnya akan menonjol. Masyarakat kita kan sudah punya kemampuan menganalisa," sambungnya.

Baca juga: Inter Milan Juara Piala Super Italia, Lautaro Martinez Akui Terbawa Emosi Hingga Lepas Jersey

Lebih lanjut, Surya Paloh mengaku tidak mempermasalahkan apabila adanya perbedaan pendapat, terlebih itu merupakaan esensi dari debat.

"Debat adalah debat, untuk diperdebatkan satu sama lain. Kalau seirama ya bukan perdebatan namanya. Kan ada perbedaan, ada keinginan untuk membedakan satu sama lain, itu adalah esensinya debat kan," ujarnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”