Catatan Bawaslu untuk Debat Keempat Cawapres: Pendukung Terlalu Berisik Bahkan Cenderung Menganggu

Nusantara
Rabu, 24 Jan 2024 09:18
    Bagikan  
Catatan Bawaslu untuk Debat Keempat Cawapres: Pendukung Terlalu Berisik Bahkan Cenderung Menganggu
YouTube/KPU RI

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dan cawapres nomor urut 3, Muhaimin Iskandar.

INDONESIATREN.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja memberikan catatan terkait penyelenggaraan debat keempat Pilpres 2024.

Rahmat mengungkapkan saat debat keempat cawapres itu terlalu banyak kebisingan dari pendukung masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

"Catatannya noise (berisik) saja. Supporter-nya terlalu noise bahkan cenderung mengganggu," ujar Rahmat di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Kemudian Rahmat mempertanyakan perlunya kehadiran pendukung pasloon, terlebih acara debat sudah disiarkan di TV.

Baca juga: TKN Prabowo-Gibran Beberkan Program Unggulan Jika Menang di Pilpres: Bangun 3 Juta Rumah dan Sekolah Unggulan

"Kan sudah diliput TV, kehadiran supporter apakah pelu jadinya kan?," katanya.

Rahmat mengaku bahwa debat cawaapres yang digelar pada 21 Januari 2024 itu memamg memanas.

Kendati begitu, ia menilai seharusnya para pendukung tidak banyak berkomentar sehingga menganggu jalannya debat.

"Kemarin moderatornya sudah mengingatkan dan teman-teman KPU juga sudah mengingatkan kepada suporter yang kemudian dia tidak boleh berkomentar. Sudah berapa kali kami melihat suporter itu berkomentar pada saat capres dan cawapres berdebat," ucapnya.

Baca juga: Ketahui Harga Terbaru Hp Redmi 13C, Spesifikasi, dan Fitur-Fitur Lainnya

"Oleh sebab itu, itu kan menganggu. Yang kita pingin kan perdebatannya, bukan sahut menyahut suporter," sambungnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”