Jadi Google Doodle, Ini Sejarah Kapal Pinisi, Warisan Bangsa Sulawesi Selatan yang Diakui UNESCO

Kamis, 7 Dec 2023 14:49
    Bagikan  
Jadi Google Doodle, Ini Sejarah Kapal Pinisi, Warisan Bangsa Sulawesi Selatan yang Diakui UNESCO
Tangkapan layar Google.com

Sejarah awal kapal pinisi yang menjadi Google Doodle.

INDONESIATREN.COM - Gambar dari kapal Pinisi yang tengah berlayar mengarungi lautan tampil sebagai Google Doodle pada hari ini, Kamis, 7 Desember 2023.

Sebagai informasi, kapal pinisi merupakan lambang ikonik dalam sejarah bangsa Indonesia, kapal ini merupakan warisan budaya dari suku Bugis-Makassar, di Sulawesi Selatan.

Lantas, bagaimana sejarah yang telah berhasil dicatatkan oleh kapal pinisi sehingga bisa menjadi Google Doodle? Simak artikel ini hingga pungkas.

Dilansir dari laman Kemenhub, sejak ribuan tahun lalu, sejarah telah mencatatkan bahwa bangsa ini telah mengarungi lautan yang ganas.

Baca juga: Rekomendasi HP Gaming Murah 3 Jutaan untuk Main Genshin Impact, Nomor 3 Best Seller, Auto Setting Rata Kanan!

Satu diantara bukti tersebut adalah hadirnya kapal pinisi sebagai lambang ikonik asal indonesia.

Perlu diketahui, kapal ini pertama kali hadir pada abad ke 14 yang dibangun oleh Saweigading, yakni putra mahkota Kerajaan Luwu.

Awalnya, Sawerigading membangun kapal pinisi dengan menggunakan kayu dari Pohon Walerengreng, juga dikenal sebagai Pohon Dewata, yang sangat kuat dan tahan lama.

Setelah kapal tersebut selesai, dia menggunakannya untuk berlayar ke Tiongkok untuk meminang We Cudai, putri kerajaan.

Baca juga: Rekomendasi 5 HP Murah 1 Jutaan untuk Live TikTok, Nomor 3 Bisa Rekam Video Kualitas 2K Lho!

Tapi beberapa tahun kemudian, ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, karena sudah tidak tahan menahan kerinduannya dengan menaiki kapal yang sama.

Naas, di tengah jalan, kapal yang dia naiki dihantam keras oleh gelombang di daerah Bulukumba. Alhasil, kapal tersebut terpental dan terbelah hingga ke tiga wilayah yang berbeda, yakni Lemo-Lemo, Tana Beru, dan Ara.

Untungnya, masyarakat setempat membantu Sawerigading untuk membangung kembali kapal barunya dengan arsitektur yang lebih kokoh, kuat, dan besar.

Kapal yang telah dibuat tersebut kemudian diberi nama Pinisi, artinya "kapal yang tangguh dan mampu melawan ombak,".

Baca juga: Rekomendasi HP Gaming Murah: Itel A70 Kantongi Spesifikasi Canggih dengan Memori Luas, Mulai 800 Ribuan!

Oleh karena itu, sampai saat ini masyarakat daerah Bulukumba dikenal sebagai orang-orang yang mahir membangun kapal pinisi dengan kualitas tinggi.

Nah, itulah sejarah singkat dari kapal pinisi yang dijadikan Google Doodle.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa