Panbers

Resah Akibat Serangan Lalat, Ratusan Warga Unjuk Rasa ke Peternakan Ayam di Cidahu Sukabumi

Jumat, 21 Feb 2025 20:27
    Bagikan  
Resah Akibat Serangan Lalat, Ratusan Warga Unjuk Rasa ke Peternakan Ayam di Cidahu Sukabumi
Hendi Suhendi

Aksi unjuk rasa warga ke peternakan ayam di Cidahu, Sukabumi

INDONESIATREN.COM - Ratusan warga yang mayoritas perempuan ibu rumah tangga asal Kampung Cibaregbeg, RT 26/RW 01, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 20 Februari 2025, mulai pukul 14:00 WIB, melakukan unjuk rasa selama sekitar satu jam ke peternakan ayam di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh serangan lalat ke pemukiman warga, yang diduga berasal dari peternakan ayam itu.

Seorang warga berinisial IR mengaku, aksi unjuk rasa ini terjadi secara spontan, akibat wabah lalat itu semakin memuncak. “Sebetulnya, kami tidak merencanakan demo ini. Tapi, karena ibu-ibu sudah gerah dengan wabah lalat yang telah berlangsung sekitar dua minggu, akhirnya kami spontan datang ke peternakan ayam ini,” ujar IR.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedWarga resah dengan serangan lalat, yang diduga berasal dari peternakan ayam

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 78

IR menambahkan, selama dua minggu terakhir ini, banyak sekali lalat berdatangan ke pemukiman warga, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan masalah kesehatan. Seorang warga mengaku, ada warga yang mengalami diare, akibat banyaknya lalat di lingkungan mereka.

“Kami menuntut, agar wabah ini segera berakhir. Perusahaan memang sudah melakukan penyemprotan, tapi hasilnya tidak maksimal. Lalat tetap ada dan terus berkembang biak,” kata warga itu.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedWarga menuntut, agar wabah serangan lalat segera berakhir

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 77

Sebelumnya, warga mengaku telah mengadukan masalah ini kepada pemerintah desa, yang kemudian memfasilitasi mediasi dengan pihak peternakan. Perusahaan juga telah memberikan kompensasi berupa obat-obatan dan alat perangkap lalat, namun upaya itu dinilai belum efektif.

“Awalnya diberi lem lalat, lalu serbuk butir racun, dan sekarang sudah berjalan dua hari penyemprotan. Tapi, hasilnya masih sama. Lalat tetap banyak. Kami ingin hasil yang maksimal,” tutur warga.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedUpaya penyemprotan lalat tidak memberi hasil maksimal

Baca juga: Raih Gelar Doktor di UPH, Maria JF Kelly Ungkap Ketidakpastian Hukum Pendirian PT oleh Suami-Istri

Warga menegaskan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka mereka tidak akan bertanggung-jawab atas kemungkinan aksi protes lanjutan. Warga juga meminta penyemprotan berikutnya dilakukan dengan sepengetahuan warga dan pemerintah desa, untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

“Besok, penyemprotan harus diketahui warga dan desa. Kami tidak mau ada korban lagi yang mengalami diare akibat lalat ini,” ungkap warga. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

“An Evening With New Panbers”: Bukti Eksistensi “Panjaitan Bersaudara” di Dunia Musik Indonesia

Info Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 5-Apr-2025 08:11
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 4-Apr-2025 09:36
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 1-Apr-2025 07:50
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 30-Mar-2025 13:26
Info Lowongan Kerja
Alas Hak “Non Identik” dan “Salah Letak”, SHGB 21970 Didudukkan Paksa Indogrosir Makassar di Tanah Tjoddo
Mediasi Batal, Ahli Waris Tanah Tjoddo Keluarkan Pernyataan Sikap: "Kami Segera Menutup Indogrosir Makassar"

Info Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 28-Mar-2025 09:30
Info Lowongan Kerja
Jelang Lebaran, Kajati Jabar Lepas Keberangkatan Peserta Program Mudik Bareng Bersama Kejati Jabar 2025

Info Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 27-Mar-2025 10:30
Info Lowongan Kerja
Korupsi Pekerjaan Jalan Nani Wartabone Gorontalo, Lelaki asal Bogor Dijemput Paksa Petugas Polda Gorontalo

Info Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 26-Mar-2025 12:00
Info Lowongan Kerja
Arus Mudik Lebaran Dimulai, Polres Sukabumi Batasi Kendaraan Sumbu 3 Melintas di Tol Bocimi

Info Lowongan Kerja

Ragam Senin, 24-Mar-2025 15:13
Info Lowongan Kerja
Kolaborasi dengan Kedubes Argentina, Universitas Moestopo Buka Peluang Mahasiswa Berkontribusi di Dunia Global

Info Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 23-Mar-2025 20:32
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 22-Mar-2025 14:19
Info Lowongan Kerja
Prediksi Indonesia Bubar 2030, Ketum FB-LMP Pertanyakan Strategi Presiden Prabowo Pertahankan Indonesia
Mediasi Batal, Indogrosir Makassar Abaikan Bukti Forensik Nomor 25/DTF 2001: SHGB 21970/2016 Pakai Data Palsu

Info Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 21-Mar-2025 10:37
Info Lowongan Kerja