Heboh! Pria di Bangka Belitung Tidak Indahkan Perintah Polisi, Tewas Karena Terkena Timah Panas

Rabu, 6 Dec 2023 21:33
    Bagikan  
Heboh! Pria di Bangka Belitung Tidak Indahkan Perintah Polisi, Tewas Karena Terkena Timah Panas
Instagram/@memomedsos

Pelaku (kiri) menganiaya istrinya hingga membuatnya buta di Bangka Belitung. Polisi terpaksa menembakan timah panas ke arah pelaku hingga tewas, karena pelaku berusaha melawan.

INDONESIATREN.COM - Pria berinisial S (49) tewas setelah tertembak timah panas dari polisi di daerah Lubuk Besar, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung pada Senin, 4 Desember 2023 dini hari.

Anggota polisi terpaksa melepaskan tembakan ke bagian perut S, karena hendak menyerang menggunakan parang. Pelaku telah menganiaya istrinya, N (34)

Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Jojo Sutarjo mengatakan, tersangka penganiayaan berat (Anirat) telah melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah parang.

"Mengayunkan parang tersebut secara membabi buta yang dinilai sudah mengancam keamanan dan keselamatan jiwa anggota kepolisian," ucap Jojo di Mapolda Bangka Belitung pada Senin, 4 Desember dilansir Indonesia Tren dari Instagram @memomedsos.

Baca juga: Meski Tak Diajak, Teuku Ryan Beri Pesan Manis pada Ria Ricis dan Moana yang Liburan ke Thailand

Jojo juga menuturkan, peringatan sebanyak tiga kali, tetapi pelaku menghiraukannya sambil mengayun-ayunkan parang.

"Peringatan sebanyak tiga kali. Namun, tidak dihiraukan oleh tersangka Anirat tersebut yang masih mengayun-ayunkan parang," tuturnya.

Sebab peringatan dari petugas tidak dihiraukan dan justru mengancam nyawa para anggota, polisi akhirnya menembakan timah panas ke arah tersangka.

"Kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melakukan tembakan ke arah tersangka dan mengenai bagian perut," lanjutnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Pastikan Pengolahan Sampah di TPS Gedebage Tidak Akan Cemari Lingkungan

Setelah terkena tembakan dari pihak kepolisian, pelaku dibawa polisi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Namun nahas, nyawa S tidak dapat terselamatkan.

"Pada saat menerima perawatan, oleh petugas Puskesmas kondisi tersangka dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Lubuk Besar," katanya.

Kemudian polisi mengamankan sebilah parang, pakaian, dan sebuah sepeda motor untuk sebagai barang bukti.

Kini, jenazah tersangka telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara korban penganiayaan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Soekarno Bangka.

Baca juga: Dulu Dihujat, Mantan Kekasih Kaesang Pangarep, Nadya Arifta Kini Sukses Jadi CEO

Korban juga mengalami luka-luka disekujur tubuhnya, karena telah dianiaya menggunakan linggis oleh pelaku di rumah mereka Tempilang, Bangka Barat.

Sehingga membuat mata korban mengalami kebutaan permanen serta tulang pada bagian tangan yang patah.

"Didapati luka akibat benda tumpul pada bagian mata yang menyebabkan mata korban mengalami buta permanen, kondisi gigi geraham patah, tulang tangan sebelah kanan patah, dan luka lebam pada kepala korban," bebernya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa