Seorang TikToker Menyesal Sudah Donasi ke UNHCR Indonesia untuk Etnis Rohingya, Netizen: Viralkan

Selasa, 26 Dec 2023 21:09
    Bagikan  
Seorang TikToker Menyesal Sudah Donasi ke UNHCR Indonesia untuk Etnis Rohingya, Netizen: Viralkan
TikTok @haekalsanuarjuna

Seorang TikToker merekam video sambil mencurahkan isi hatinya yang menyesal karena sudah memberi donasi untuk etnis Rohingya melalui UNHCR Indonesia.

INDONESIATREN.COM - Seorang TikToker merekam video sambil mencurahkan isi hatinya yang menyesal karena sudah memberi donasi untuk etnis Rohingya melalui United Nations High Commissioner For Refugees (UNHCR) Indonesia.

TikToker itu adalah @haekalsanuarjuna atau pemilik nama asli Haekal Sania Arjuna. Dilansir pada Senin, 25 Desember 2023, Haekal Sania Arjuna membagikan kisahnya yang menyesal karena sudah menyumbang ke UNHCR.

"Gua saat ini rutin nyumbang tiap bulan ke UNCHR Indonesia, pakai auto debit dan sekarang gua menyesal," ucap Haikal.

Kisah tersebut terjadi ketika Haikal dihampiri oleh sales UNHCR yang menawarkan program donasi untuk pengungsi etnis Rohingya.

Baca juga: Viral! Tiga Orang Wanita Binjai Minta Uang Donasi untuk Palestina, Justru Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi

Kemudian, alumni mahasiswa di Universitas Indonesia itu tertarik dengan tawaran sales UNHCR Indonesia karena dulu saat di kampusnya Haikal pernah menjadi Ketua Departemen Sosial Masyarakat (Kadep Sosmas).

"Gua tertarik untuk donasi ke Rohingya, karena dulu waktu di kampus gua pernah jadi kader sosmas di salah satu organisasi di kampus. Gua juga pernah bikin penggalangan DANA sevisi UI waktu itu, untuk donasi ke Rohingya," ujar dia.

Haikal sebenarnya setuju dengan mengirim bantuan kepada pengungsi kaum Rohingya demi rasa kemanusiaan karena tidak setuju dengan genosida.

Namun, dia tidak setuju dengan cara kerja dari UNHCR Indonesia yang menjadikan Aceh sebagai tempat pengungsian etnis Rohingya.

"Masa kampung gua Aceh mau dijadiin camp pengungsian Rohingya, Aceh itu daerah rawan bencana bro dan juga daerah termiskin di Indonesia enggak cocok lah dijadikan tempat penampungan pengungsi," ucapnya.

Baca juga: Lelaki Ini Ajak Debat Penolak Pengungsi Rohingya, Terbuka untuk Semua Orang, Siapa Berani?

Lalu di akhir video, ia mengucapkan rasa penyesalan karena telah menyumbang setiap bulannya ke UNHCR Indonesia.

"Gua nyesel lah nyumbang tiap bulan ke UNCHR ini. Ini cara berhenti auto debitnya gimana ya," tutupnya.

Namun, di sisi lain ada komentar netizen yang memberi arahan mengenai cara berhenti berlangganan auto debit yang Haikal alami.

"Email ke unhcr kak,dulu aku unicef jg gitu," ulas akun @deadellestore123 di kolom komentar akun TikTok Haikal.

"Oiya bisa? Minta di nonaktifkan gitu ya?," jawab Haikal kepada netizen tersebut.

Selain itu, ada juga komentar netizen yang memberi saran dengan cara yang lain dan beragam.

"Plot twist, tanya mo matiin autodebet? ak pernah sih kak macam kakak, ya minta bantuan aja ke salesnya biar diarahin buat stop autodebetnya, menurutku," ketik akun @yusriltrisna.

"Saran saya, tutup dan hapus akun bank yg di auto debet.. lalu buat akun baru..," tulis akun @cam.ko_ha.

"Langsung ke bank kak mintak nonaktifkan debitnya," ujar akun @nafisahazkiatulhi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa