Viral! Pungutan Liar oleh Oknum Ormas di Pantai Kungkai Baru Bengkulu, Netizen: Pemuda Pancaroba Ini Mah

Rabu, 3 Jan 2024 09:02
    Bagikan  
Viral! Pungutan Liar oleh Oknum Ormas di Pantai Kungkai Baru Bengkulu, Netizen: Pemuda Pancaroba Ini Mah
Tangkap Layar X @@kegblgnunfaedh

Oknum anggota Ormas yang sedang melakukan pemungutan biaya masuk, dipatok dengan harga fantastis

INDONESIATREN.COM - Momen pergantian tahun, dipergunakan banyak orang untuk mengisi liburan ke berbagai tempat destinasi, termasuk wisata pantai.

Namun, diawal tahun 2024, beredar video viral yang diduga dilakukan oleh oknum suatu Organisasi Masyarakat (Ormas) saat melakukan pungutan liar biaya masuk kawasan wisata pantai.

Pasalnya, dalam video viral itu memperlihatkan tindakan pungutan liar yang dianggap tidak wajar dengan tarif yang sangat mahal di kawasan Pantai Kungkai Baru, Bengkulu.

Video viral tersebut tersebar di sejumlah laman media sosial, seperti halnya yang diunggah di laman X @kegblgnunfaedh pada 1 Januari 2024.

Baca juga: Jisoo BLACKPINK Dikabarkan Gabung ke Blisoo, Agensi Kakaknya untuk Urusi Solo Karier

Awal video tersebut, terlihat beberapa puluh ormas berseragam loreng khas mereka dengan mengenakan atribut organisasi berdiri dipinggir jalan.

Tampak, pada rekaman video amatir (diduga dari HP pengunjung) yang merekam percakapan dirinya dengan sejumlah oknum dari anggota ormas.

Dalam percakapan tersebut, si pengunjung mencoba mempertanyakan soal kebijakan tarif masuk kawasan wisata pantai yang tidak wajar.

Dalam percakapan yang terdengar di video, seorang pengunjung menyatakan keberatannya terhadap tarif yang dipatok. "Kan ada delapan orang dikali Rp15.000," ucap seorang pengunjung.

Baca juga: Beredar Rekaman Video Detik-Detik Gempa Bumi Guncang Kabupaten Sumedang, Begini Tanggapan Netizen

"Tapi emang mahal ni?" tanya orang tersebut kepada anggota ormas yang berdiri di depannya.

Seorang wanita dengan seragam loreng tersebut menjawab bahwa acara ini diadakan oleh Pemuda Pancasila.

"Kebetulan yang mengadakan acara ini adalah Pemuda Pancasila," jawab seorang wanita yang terlihat mengenakan seragam loreng, memberikan penjelasan bahwa ormas tersebut yang bertanggung jawab atas kegiatan yang dilakukannya.

Dari foto tiket yang ditampilkan dalam video, terlihat memang pengunjung mengharuskan membayar biaya sebesar Rp15.000 per orang untuk bisa masuk ke area wisata pantai. 

Baca juga: Hp OPPO Reno11 Series Siap Rilis di Pasar Global, Kapan?

Namun, biaya tersebut belum termasuk biaya parkir yang juga harus dibayarkan oleh pengunjung, sehingga dari biaya tersebut dianggap sangat memberatkan pengunjung.

Kejadian ini membuat netizen memberikan beragam komentar cibiran terhadap pungutan liar tersebut. 

Seorang netizen dengan akun @ridanman menulis, "Wkwk udah ngerasa pantai milik sendiri aja pake tiket masuk, pungli nya sudah mendarah daging,"

"Sudahilah tentara tentaraan kalian itu, perbanyaklah ibadah," Ungkap @amaaa1999.

Baca juga: Pimpinan Oposisi Korea Selatan Lee Jae-myung Ditusuk di Leher, Begini Kondisinya Sekarang

"Pemuda kok ibuk-ibuk?" kata @negativisme.

"Mereka biasa muncul ketika libur panjang dan pas hajatan. sambil menjaga perbatasan alfamart dan indomart," ujar @bapakmartin.

"PEMUDA PANCAROBA KALAU INI MAH," kata @breyBrandon. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”