Meski Terendam Banjir, Pelanggan Warteg di Dayeuhkolot Bandung Tetap Asyik Makan, Netizen: Sing Penting Perut

Minggu, 14 Jan 2024 10:22
    Bagikan  
Meski Terendam Banjir, Pelanggan Warteg di Dayeuhkolot Bandung Tetap Asyik Makan, Netizen: Sing Penting Perut
Instagram/@funnelmedia

Sejumlah warga di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung tetap asyuik makan di warteg yang terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.

INDONESIATREN.COM - Beredar sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah warung tegal (warteg) di wilayah Kabupaten Bandung tergenang banjir.

Itu terlihat pada unggahan TikTok @aqshall pada Kamis, 11 Januari 2024. Uniknya, meski terendam banjir, para pelanggan warteg tetap lahap menyantap makanan.

Seorang pria 'bertopi tampak santai menerobos banjir di dalam warteg yang tinggi mencapai lutut orang dewasa.

"Tuh sing penting makan bro, makan noh. Tetap buka, tetap melayani," ucap perekam video TikTok @aqshall.

Baca juga: Akhiri Kampanye di Sumatera, Prabowo: Luar Biasa Antusiasnya, Saya Gembira, Rasa Capek Saya Hilang

Dilansir Indonesia Tren dari Instagram @funnelmedia pada Sabtu, 13 Januari 2024, banjir itu terjadi di warteg di Jalan Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

"Sing penting perut kenyang walaupun banjir melanda," tulis akun @merricks97_.

"Ga perlu mesen minum bisa langsung minum susu coklat yang meluap," ujar akun @87hipp0.

"akan ku hadapi hujan badai halilintar dan banjir bandang tapi maem dsik," tutur aku @hayyfaah.

Baca juga: Ahmad Muzani Minta Kader Gerindra Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran Agar Masyarakat Tidak Terpecah Belah

Adapun komentar netizen yang menyarankan kepada warteg tersebut untuk menyediakan lubang supaya air tidak keluar jalan.

"Biar ndk nyumbang air ke luar,, warungnya harus gali lubang buat parkir air," ulas akun @ela_elllll.

Belakangan ini, daerah Bandung Raya sedang diguyur hujan lebat. Dalam situs Pemprov Jabar,  hujan mengakibatkan tanggul Sungai Cigede jebol.

Akibatnya, arus air keluar dan memicu banjir di beberapa wilayah, termasuk Dayeuhkolot.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”