Istrinya Diusir dari Kontrakan, Sopir Bajaj Menangis saat Antar Penumpang, Warganet: Modus Penipuan Ini

Selasa, 23 Jan 2024 16:42
    Bagikan  
Istrinya Diusir dari Kontrakan, Sopir Bajaj Menangis saat Antar Penumpang, Warganet: Modus Penipuan Ini
Kolase Tangkap Layar Instagram/@mood.jakarta

Sopir bajaj menangis tiba-tiba saat mengantar penumpang.

INDONESIATREN.COM - Sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang sopir bajaj menangis karena mendapat kabar bahwa istrinya diusir dari kontrakan.

Video itu tersebar luas dan menjadi sorotan. Alih-alih kasihan, warganet rupanya memberikan tanggapan lain mengenai video tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @mood.jakarta, Selasa, 23 Januari 2024, terlihat saat sopir bajaj tiba-tiba mendapat telepon dari istrinya saat sedang mengantar penumpang.

Rekaman video tersebut diambil oleh seorang penumpang dari arah belakang sopir bajaj.

Saat di perjalanan, sopir berjaket merah itu mendapat telepon dari istrinya. Ia panik karena dikabarkan bahwa sang istri beserta anaknya diusir dari kontrakan oleh si penyewa.

Baca juga: Bobby Tanggapi Soal Gibran Disebut Tak Punya Etika Saat Debat Cawapres: Kalau Mau Santai Silaturhami Namanya

“istrinya telfon tbtb karna mereka dan anakanya diusir sama ibu kontrakan dan ibunya gamau tau pokoknya harus bayar,” tulis keterangan perekam dalam videonya.

Menurut penumpang yang merekam video, keluarga bapak sopir itu harus segera membayar kontrakan mereka.

“Bapaknya berenti tbtb nangis dan gemeteran selalu istighfar terus karna hari ini baru dpt 3 trup langsung dpt kabar diusir sama ibu kontrakan,” tulis perekam dalam video lainnya.

Video selanjutnya memperlihatkan saat sopir tersebut menangis tak kuasa dan mencurahkan perasaannya pada penumpang.

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Akui Golput di Pemilu 2024, Ternyata Ini Alasannya

Melihat video unggahan tersebut, sebagian besar warganet menganggap bahwa itu adalah modus penipuan.

Sebab, sudah banyak kejadian yang sama dilakukan sopir bajaj dengan modus ditelepon saat mengantar penumpang.

“Modus penipuan kabarnya ini min, tadi liat di twitter banyak kejadian sama kaya gini. Ga tau bener apa ngga. Jadi trust issue mau nolong orang,” kata akun @mancah_.

“MIN INI MODUS PENIPUAN MIN UDAH BANYAK YG KENA,” komentar akun @imaalh_.

“Jaman sekarang kalo mau nolong orang harus di cek sampe ke inti nya jangan cuma nolong asal ngasih duit harus cari tau kebenarannya si duit itu emang bener bener di pake buat kebutuhan darurat nya dia,” tulis akun @riar.viju. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja