Hari Jadi Persib Berubah Tanggal, Legenda Persib Bereaksi, Apa Katanya?

Kamis, 21 Dec 2023 22:37
    Bagikan  
Hari Jadi Persib Berubah Tanggal, Legenda Persib Bereaksi, Apa Katanya?
X / Twitter

Legenda Pangeran Biru, Sujana, sesalkan perubahan Hari Jadi Persib.

INDONESIATREN.COM - Selama ini, para bobotoh mengetahui bahwa pada 14 Maret 1933 merupakan Hari Jadi Persib.

Namun, berdasarkan penelitian Universitas Padjadjaran, terjadi perubahan tanggal Hari Jadi Persib, yaitu menjadi 5 Januari 1919.

Akan tetapi, perubahan tanggal Hari Jadi Persib itu menimbulkan reaksi dan protes beberapa kalangan. Di antaranya, legenda Persib.

Eks striker Pangean Biru dekade 1990-2000 an, Sujana, termasuk sosok yang memprotes perubahan tersebut. Suy, sapaan akrabnya, menyatakan, beberapa legenda Persib lainnya pun turut memprotesnya.

Baca juga: Program Khusus Bagi Para Pemain Persib Saat Libur Panjang: Berlatih Mandiri

Pemain yang membela Persib Bandung tahun 90-an itu menyebutkan, tidak sedikit dari legenda Persib yang menyampaikan protes.

Suy mengatakan, 14 Maret 1933 ini menjadi ciri khas Persib sejak dulu. "Tapi, mengapa tiba-tiba ada perubahan," sungut pemain seangkatan Yaris Riyadi tersebut.

Tidak hanya soal tanggal, Suy pun menyoroti adanya kabar tentang perubahan logo dan warna yang hingga kini, identik dengan Maung Bandung serta kebanggaan para bobotoh.

Suy sangat menyesalkan apabila perubahan logo dan warna itu memang terjadi. Pasalnya, seluruh kalangan, mulai anak-anak sampai orang tua, pasti tahu bahwa logo yang masih ada saat ini identik dengan Persib.

Baca juga: Super League Peroleh Lampu Hijau, Wajah Baru Kompetisi Sepak Bola Eropa Segera Bergulir

Apalagi, ujarnya, angka 1933 pada logo Persib sudah mendarah daging bagi publik Kota Bandung, khususnya para bobotoh. suporter Persib dari sejak lama.

Suy menyarankan, apabila terjadi perubahan, angka 1933 jangan dihilangkan. Hal itu, dalihnya, supaya ciri khas Persib, yakni angka 1933, tidak hilang. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”