Imbas Bayi Prematur Meninggal Dunia, Polres Tasikmalaya Mulai Periksa Nakes Hingga Pemilik Klinik Alifa

Teritori
Rabu, 22 Nov 2023 19:41
    Bagikan  
Imbas Bayi Prematur Meninggal Dunia, Polres Tasikmalaya Mulai Periksa Nakes Hingga Pemilik Klinik Alifa
Instagram/@memomedsos

Bayi prematur asal Kota Tasikmalaya meninggal dunia diduga dipakai klinik untuk konten newborn photography

INDONESIATREN.COM - Polres Tasikmalaya mulai melakukan penyelidikan terhadap tiga bidan dan pemilik Klinik Alifa. Penyelidikan itu dilakukan imbas dugaan malapraktik di klinik tersebut hingga menyebabkan seorang bayi prematur meninggal dunia.

"Bidan menangani bayi tersebut sudah kami lakukan pemeriksaan termasuk pemilik klinik sudah kita mintakan keterangan," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Fetrizal pada Rabu, 22 November 2023.

Dengan pemeriksaan yang telah dilakukan, polisi memastikan kabar mengenai bidan Klinik Alifa melarikan diri seusai kasus meninggalnya bayi laki-laki diduga karena maladministrasi, tidak benar.

"Jadi untuk kabar atau berita yang menyampaikan bahwa pemilik klinik kabur, ini dapat kami bantah," ujarnya.

Baca juga: Tidak Hadir Saat Acara Wisuda S2 Teuku Ryan, Ria Ricis Dihujat Netizen: Apa Bener Mau Cerai?

Selain memeriksa pihak Klinik Alifa, polisi akan menghimpun informasi dari lembaga terkait, Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kemudian, rumah sakit yang sempat menangani bayi tersebut sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Kami akan melakukan pemanggilan terhadap pihak IDI, pihak rumah sakit maupun pihak terkait yang ada kaitannya dengan perkara tersebut," kata dia.

Fetrizal mengaku pihaknya pertama kali menerima laporan dugaan malapraktik di Klinik Alifa.

Kendati baru pertama, polisi akan menelusuri ada atau tidaknya kejadian serupa tapi tidak terlaporkan yang terjadi di klinik tersebut.

Baca juga: Golkar Tetapkan Ridwan Kamil Jadi Calon Tunggal Maju Pilgub Jabar 2024

"Kalau informasi yang kami dapat sementara, ini baru pertama kali kejadian tersebut terjadi di klinik di Kota Tasikmalaya," tutupnya.

Sebelumnya beredar di media sosial kabar kematian bayi prematur yang lahir di Klinik Alifa.

Buah hati Nisa Armila dan Erlangga Surya Pamungkas itu meninggal dunia karena dugaan tidak mendapatkan perawatan di inkubator.

Bahkan, pihak klinik malah menjadikan bayi tersebut sebagai model foto bayi baru lahir atau newborn photography.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”