Dinkes Kota Bandung Jamin Nyamuk Wolbachia Aman bagi Manusia

Teritori
Sabtu, 25 Nov 2023 19:56
    Bagikan  
Dinkes Kota Bandung Jamin Nyamuk Wolbachia Aman bagi Manusia
Pixabay/41330

Ilustrasi nyamuk Wolbachia yang sedang dikembangbiakan di Kota Bandung, guna mencegah DBD.

INDONESIATREN.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian memastikan Nyamuk Wolbachia aman bagi manusia.

"Dari hasil analisis risiko yang dilakukan, program ini terbukti aman sampai 30 tahun mendatang," kata Anhar pada Sabtu, 25 November 2023.

Sebab, menurutnya, Nyamuk Wolbachia terbukti bisa menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.

Wilayah Yogyakarta yang menjadi tempat percontohan pertama Nyamuk Wolbachia di Indonesia, membuktikan penurunan kasus DBD.

Baca juga: Viral! Pria Asal Kudus Disebut Publik sebagai Imam Mahdi, Padahal Faktanya Bantah Baalawi Keturunan Rasulullah

Anhar berujar, penurunan angka kasus DBD di Yogyakarta mencapai 70 persen.

"Kota pertama yang mengimplementasikan inovasi ini adalah Yogyakarta. Dari penelitian dan implementasi Wolbachia di sana, kasus DBD bisa turun sampai 70 persen," ujarnya.

Sementara saat ini, telur Wolbacia sudah disebar ke Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Anhar mengatakan, bibit Wolbachi yang disebar sebanyak 123.000-154.000 telur. Telur-telur itu ditempatkan dalam 308 ember.

Baca juga: Kemarau Panjang di Jabar Segera Berlalu, Bey Machmudin Tak Ingin Irigasi Sawah Tersendat

Nantinya, program ini akan melewati beberapa fase. Anhar menjelaskan, fase pertama yakni penyebaran selama 6 bulan, kemudian disusul fase pengaruh sekitar 1-2 tahun kemudian.

Dia berharap, program Nyamuk Wolbachi dapat menekan kasus DBD di Kota Bandung.

Meski begitu, implementasi ini bukan berarti menggantikan seluruh upaya pencegahan DBD yang ada.

"Program Wolbachia ini, untuk mencegah terjadi peningkatan kasus DBD di Kota Bandung," ucapnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”