Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Bandung Berharap Partisipasi Komunitas dan Penggiat Awasi Hal Ini

Teritori
Jumat, 15 Dec 2023 22:49
    Bagikan  
Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Bandung Berharap Partisipasi Komunitas dan Penggiat Awasi Hal Ini
Bawaslu Kabupaten Bandung

Festival Demokrasi Pengawasan Partisipatif Pada Pemilihan Umum tahun 2024 di Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat, 15 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Komunitas dan pegiat dari masyarakat mempunyai peran serta pada perhelatan Pemilu 2024.

Oleh karena itu, komunitas dan penggiat dari masyarakat itu pun diharapkan dapat melakukan pengawasan partisipatif.

Pengawasan yang dimaksud adalah dalam hal mengawasi jalannya tahapan kampanye Pemilu 2024, sebagaimana diungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Kahpiana, saat kegiatan Kegiatan Festival Demokrasi Pengawasan Partisipatif Pada Pemilihan Umum tahun 2024 di Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat, 15 Desember 2023.

"Karena peran penyelenggara ini tidak mampu untuk mengawasi seluruh tahapan ini," kata Kahpiana.

Baca juga: Kereta Feeder Whoosh Tabrak Minibus Hingga Ringsek, PT KAI Minta Masyarakat Tertib

Lebih lanjut dikatakan Kahpiana, Kampanye dianggap paling rawan karena bertemunya para peserta pemilu dan masyarakat.

"Pengawasan partisipatif dari forum warga dan komunitas harus menjadi kesadaran bersama dalam membantu Bawaslu mengawasi kampanye" kata dia.

Senada dengan Kahpiana, Koordiv Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Humas), Dede Sodikin mengatakan, bahwa sekarang sudah memasuki tahapan kampanye.

Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam mengawasi pemilu.

Baca juga: Masih Hangat, Intip Spesifikasi HP Lava Yuva 3 Pro yang Baru Saja Rilis dengan Harga 1 Jutaan

"Karena keterbatasan jajaran kami dalam mengawasi tahapan kampanye, maka perlu keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif," katanya

Disamping itu, Dede Sodikin menyampaikan Bawaslu perlu melakukan pemetaan TPS dianggap rawan bencana.

"Pengawas Pemilu perlu mengetahui daerah rawan bencana di Kabupaten Bandung, titiknya dimana saja karena 14 Februari 2024, diperkirakan curah hujan berpotensi sangat tinggi," ungkap Dede.

Selanjutnya, Dede menambahkan Pengawas Pemilu di tingkat kecamatan diharapkan bisa mengaktivasi pojok pengawasan di kantor Panwascam masing-masing.

Baca juga: Masa Pinjaman Berakhir, Levy Madinda Resmi Tinggalkan Persib Bandung

"Diharapkan Panwascam bisa berkoordinasi dengan elemen masyarakat dalam mengembangkan pengawasan partisipatif di daerahnya masing-masing," harap dia. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”
Sidang Gugatan Ahli Waris Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar: Penyerahan Data Tergugat yang Sudah Meninggal