Puncak Bogor dan Dago Bandung Jadi Daerah Rawan Praktik Mafia Tanah

Teritori
Senin, 18 Dec 2023 19:38
    Bagikan  
Puncak Bogor dan Dago Bandung Jadi Daerah Rawan Praktik Mafia Tanah
Istimewa

Satgas Mafia Tanah Kementerian ATR/ BPN, Brigjen Arif Rachman di Polda Jabar pada Senin, 18 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Kawasan puncak di Kabupaten Bogor dan Dago, Kota Bandung menjadi dua daerah di Jawa Barat (Jabar) dengan jumlah kasus mafia tanah terbanyak.

"Daerah Puncak, Bogor dan daerah seperti Dago. Tempat wisata," kata Ketua Satgas Mafia Tanah Kementerian ATR/ BPN, Brigjen Arif Rachman di Polda Jabar pada Senin, 18 Desember 2023.

Meski dua daerah tersebut menjadi kasus terbanyak mafia, Arif tak menyebutkan secara rinci jumlah kasus yang terjadi di Puncak Bogor dan Dago Bandung.

Namun, sepanjang 2023, terdapat 16 kasus mafia tanah yang berhasil diungkap oleh Polda Jabar. Catatan ini menjadi kasus mafia tanah yang paling banyak daripada provinsi lain.

Baca juga: Pilih Makanan yang Dikupas, Bukan Dikemas, Simak Penjelasan dr Zaidul Akbar

"Dari 16 kasus ini, ada 24 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengungkapan ini, Rp130 miliar bisa diselamatkan," ujarnya.

Dia menambahkan, kasus mafia yang diungkap oleh Kementerian ATR/BPN selama 2023 ada 62. Dari pengungkapan itu, 800 juta m² tanah atau setara Rp13,2 triliun berhasil dipulihkan kepemilikannya.

"Ini adalah program kementerian untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk memberantas mafia tanah yang sudah menjadi atensi nasional dan atensi dari Bapak Presiden," kata dia menambahkan.

Arif menerangkan, pada praktiknya, para mafia ini memalsukan dokumen lalu dipakai untuk mengklaim kepemilikan tanah.

Baca juga: Deretan Makanan dan Minuman yang Memiliki Purin Tinggi, Bisa Menjadi Penyebab Asam Urat Meningkat!

Oleh karena itu, Arif mengingatkan agar masyarakat memperhatikan tiga hal yaitu, penguasaan dari aspek fisik, penguasaan dari aspek administrasi, dan penguasaan dari aspek hukum.

"Penguasaan hukum, apabila dalam bersengketa atau berperkara ya kita harus mengacu pada putusan pengadilan yang memang mempunyai aspek legalitas atas suatu objek tanah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kementerian ATR/BPN pun memberikan penghargaan pada Polda Jabar atas dedikasinya dalam memberantas mafia tanah. Dia berharap sinergi yang terjalin antara Polda Jabar dengan Kementerian ATR/BPN dapat semakin baik.

"Polda Jabar kita berikan penghargaan dalam bentuk pin emas BPN yang ditandatangani oleh Bapak Menteri," tuturnya.

Baca juga: Ini Cara Ampuh Melembutkan Rambut Ala dr Saddam Ismail, Dijamin Makin Ganteng!

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus mengaku pihaknya berkomitmen untuk memberantas mafia tanah. Polda Jabar pun siap untuk berkolaborasi dengan instansi lain seperti Kementerian ATR BPN.

"Sudah jelas ya mafia tanah akan digebuk," kata Wiyagus.

Wiyagus menyebut kasus mafia tanah banyak terjadi di Kabupaten Bogor, Kota Bandung, dan Kabupaten Garut, ada 16 kasus. 16 kasus ini ditangani Ditreskrimum Polda Jabar dan 1 kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Garut.

"15 kasus yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dan 1 kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Garut," ujarnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”