Pemkot Bandung Klaim 41.000 Ton Sampah yang Menumpuk Sudah Terkendali

Teritori
Rabu, 20 Dec 2023 22:30
    Bagikan  
Pemkot Bandung Klaim 41.000 Ton Sampah yang Menumpuk Sudah Terkendali
zero waste Adventure

Ilustrasi tumpukan sampah.

INDONESIATREN.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengklaim masalah tumpukan 41.000 ton sampah di Kota Bandung sudah terkendali. Dengan demikian, status darurat sampah akan dicabut tanggal 27 Desember 2023.

Sekretaris Daerah kota Bandung Ema Sumarna menyebutkan dari laporan yang ada, semua sampah di 137 TPST Kota Bandung sudah terkendali.

Ema menyebut, sejak awal status darurat sampah pada tanggal 24 Agustus 2023, tumpukan 41.000 ton sampah di Kota Bandung tak bisa diangkut ke TPA Sarimukti karena kebakaran.

Baca juga: Pemkot Bandung Cabut Status Darurat Sampah, Ini Alasan Pj Wali Kota

Namun kata Ema, dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Bandung, hingga bulan November masih menyisakan 5.439 tumpukan sampah.

"Untuk mengurangi sampai, kita lakukan berbagai upaya, seperti penimbunan sampah organik dan budidaya magot sampai pengelolaan sampah secara mendiri," kata Ema, Rabu, 20 Desember 2023.

Namun saat ini kata Ema, dari 41.000 sampah yang menumpuk di Kota Bandung sudah terkendali tinggal sampah harian mencapai 1.300 ton.

Baca juga: Pj Wali Kota Bandung Optimistis Masa Darurat Sampah Segera Berakhir

"Untuk sampah harian kita masih bisa aman karena kita punya kuota 9.944 rit pembuangan ke TPA Sarimukti dari 13.000 rit yang diberikan," ujarnya.

"Alhamdulillah saat ini kita bisa mengirimkan sekitar 934,5 ton sampah yang setiap hari bisa kita angkut. Tinggal 400 ton sampah yang bisa dikelola dari tingkat mandiri," tambah Ema.

Namun, untuk saat ini, jelas Ema, pihaknya bisa mengoptimalkan pengangkutan sampah dari TPST ke TPA Sarimukti.

"Untuk sisanya kita akan optimalkan pengelolaan dan sampah melalui kompos dan magot," katanya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”