Bandung Raya dan Bogor Raya Alami Over Tourism, Disparbud Jabar Geser Pergerakan Wisatawan ke Cirebon Raya

Teritori
Minggu, 24 Dec 2023 06:17
    Bagikan  
Bandung Raya dan Bogor Raya Alami Over Tourism, Disparbud Jabar Geser Pergerakan Wisatawan ke Cirebon Raya
Instagram @kampung sabin

Satu diantara tempat wisata Kamoung Sabin di Kawasan baru keandra, Cirebon.

INDONESIATREN.COMDinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat, terus berupaya memeratakan kunjungan wisatawan. Sebab, Bandung Raya dan Bogor Raya mengalami over tourism atau kepadatan wisatawan.

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar mengungkapkan, Bandung Raya, kawasan Puncak Bogor, Pantai Pangandaran saat ini masih menjadi destinasi favorit di Jabar.

Namun, Disparbud Jabar sedang berupaya keras untuk menggiring sebagian wisatawan ini ke area Cirebon Raya.

Mengingat, akses menuju Cirebon Raya sudah didukung dengan adanya Tol Cisumdawu dan Cipali maupun BIJB Kertajati yang sudah beroperasi penuh.

Baca juga: Mengatasi Masalah Buang Air Besar Dengan Asupan Makanan Khusus Ala dr Zaidul Akbar

"Kami akan menggiring ke sana (Cirebon Raya) agar sektor perekonomian pariwisata merata di seluruh Jabar.

Sehingga, tidak tertumpu di Bandung Raya dan Bogor Raya saja," kata Benny pada Sabtu 23 Desember 2023.

Lebih lanjut, Benny menjelaskan, ketika wisatawan berlibur ke Bandung Raya dan Bogor Raya, ada kesulitan penyusunan perjalanan ke destinasi wisata atau itinerary. Sebab, kondisi lalu lintas di dua kawasan ini sudah terlalu padat.

"Kalau liburan di kawasan Bandung Raya dan Bogor Raya ini akan untuk menyusun itinerary sulit sekali," ujarnya.

Baca juga: Tak Perlu Berobat, Cara Untuk Membantu Menjaga Fungsi Ginjal Hanya Dengan 3 Upaya Berikut Ini

Dia mencontohkan, pada libur Hari Raya Idulfitri 2022, para pengusaha destinasi wisata mengeluh karena tingkat kunjungan wisatawan hanya mencapai 70 persen.

Padahal, di momen tersebut tingkat kunjungan wisatawan seharusnya bisa mencapai 100 persen.

"Keluhannya penurunan kunjungan wisatawan yang ideal 100 persen tapi hanya 70 persen, itu sekelas Taman Safari.

Itu karena traffic yang padat sehingga orang yang akan masuk ke Taman Safari ini sudah terlalu sore, pada akhirnya balik lagi.

Baca juga: Berburu Kado Natal di Anfield, Pelatih Arsenal Siap Amankan Poin Penuh dari Liverpool

Oleh karena itu, Disparbud Jabar harus berupaya meningkatkan daerah dari sektor pariwisata terutama bagi daerah low tourism.

Namun, pihaknya juga meminta agar pemerintah kabupaten/kota meningkatkan fasilitas yang ada di kawasan wisata low tourism.

"Kami terus mendorong dan mempromosikan destinasi wisata baru yang notabene tidak kalah cantiknya dengan destinasi wisata favorit hari ini," tuturnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”