Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek, Bus Jungkir Balik, Enam Tewas

Teritori
Senin, 1 Jan 2024 19:04
    Bagikan  
Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek, Bus Jungkir Balik, Enam Tewas
Humas Polri

Ilustrasi: Sebuah bus terguling pada ruas Jakarta-Cikampek. Enam orang tewas.

INDONESIATREN.COM - Hingga kini, kecelakaan lalu lintas masih kerap terjadi di berbagai daerah. Yang terbaru, kecelakaan maut terjadi pada ruas Tax On Location (TOL) Jakarta-Cikampek (Japek).

Pada jalur bebas hambatan itu, enam orang tewas akibat sebuah bus jungkir balik di Kilo Meter (KM) 41 Japek.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lucky Martono, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian resor Karawang, menyatakan kepada media, enam orang tewas dalam peristiwa itu.

Tiga korban tewas adalah warga Kabupaten Indramayu. "Yaitu adalah Durlam, Nasdirah, dan Suharno," ujar AKP Lucky Martono.

Baca juga: Sumedang Diguncang Dua Gempa Susulan, Seperti Apa Dampaknya?

Dua korban tewas lainnya, sambung dia, yakni warga Cirebon dan Banten. Mereka adalah, ucapnya, Yakni Aep, warga Desa Kanci Kabupaten Cirebon dan Nurfaizah, warga Kota Serang.

Namun, imbuhnya, satu korban tewas lainnya belum teridentifikasi.

Sang pengemudi bus yang bermuatan 38 orang penumpang, Dea Aprlian, terluka parah. Pihaknya, sambungnya, mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit (RS) Rosela Karawang.

AKP Lukcy Martono menuturkan, sebelum terguling, bus milik Perusahaan Otobus (PO) Bhinneka berpelat nomor E 7706 AA itu melaju dari arah barat ke timur.

Baca juga: Stok BBM Nasional Kian Kuat, Pertamina Hasilkan Puluhan Juta Barel Minyak Mentah

Perwira pertama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu, meneruskan, saat di KM 41 Japek, laju bus itu oleng. Akibatnya, laju bus semakin tidak terkendali. Akhirnya, bus menghantam pagar pembatas. dan jungkir balik.

Sayangnya, faktor penyebab kecelakaan tunggal itu belum terungkap. Kepolisian belum bisa memeriksa pengemudinya, Kondisi sang pengemudi, kata dia, masih belum siuman. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”