Belajar dari Pengalaman, Pemkot Bandung Masifkan Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Teritori
Kamis, 4 Jan 2024 23:06
    Bagikan  
Belajar dari Pengalaman, Pemkot Bandung Masifkan Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
Koran Mandala/Ipan Sopian

Akvitas pengelolaan sampah organik di TPS Gedebage, Kota Bandung pada Rabu, 6 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) kota Bandung mengapresiasi warga Kota Bandung yang sudah mulai mengelola sampah secara mandiri.

Ema mengatakan, masalah darurat sampah yang pernah menjadi persoalan besar di Kota Bandung harus menjadi pemicu agar bisa mengelola sampah dengan cara yang benar.

"Kesalahan masa lalu dalam mengelola sampah harus dijadikan pembelajaran untuk kita semua agar tidak terjadi kembali darurat sampah di Kota Bandung," kata Ema, Kamis 4 Januari 2024.

Baca juga: Pemkot Bandung Ajak Pengusaha Hotel dan Restoran Distribusikan Sampah Organik ke TPST Gedebage

Ema juga menyebutkan, saat ini Kota Bandung bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, sehingga dari 1.300 ton sampah yang dihasilkan dalam satu hari hanya 900 ton sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti.

"400 ton sampah kita bisa kelola sendiri menggunakan maggot," kata Ema.

Sehingga, kata Ema, dengan berkurangnya jumlah pembuangan sampah ke TPA Sarimukti, bisa mengurangi jumlah beban anggaran untuk pos pembuangan sampah.

"Biaya operasional untuk sampah itu anggarannya Rp80 miliar, tapi dengan pengurangan jumlah tentunya biaya operasional berkurang dan dananya bisa di alokasikan untuk anggaran lain," ujarnya.

Masih kata Ema, untuk memasifkan pengelolaan sampah dari sumbernya, Pemerintah kota Pemkot terus melakukan pembangunan TPST seperti di Gedebage agar bisa mengelola sampah organik dengan maksimal.

"Kita juga tengah membangun TPST di Tegallega, dan bulan Juni sudah bisa beroperasi," ucapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”