Tanggul Sungai Cikapundung Jebol Akibatkan Banjir: Ternyata Sudah 20 Tahun Tak Diperbaiki

Teritori
Kamis, 11 Jan 2024 23:56
    Bagikan  
Tanggul Sungai Cikapundung Jebol Akibatkan Banjir: Ternyata Sudah 20 Tahun Tak Diperbaiki
Indonesia Tren/Reza Deny Rustama

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Braga, Kota Bandung pada Kamis, 11 Januari 2024.

INDONESIATREN.COM - Tanggul Sungai Cikapundung jebol menjadi pemicu terjadinya banjir setinggi 1,7 meter di Gang Apandi, RW 08, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Banjir yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB ini, mengakibatkan puluhan rumah warga setempat terendam banjir.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, tanggul Sungai Cikapundung ini sudah lama tidak memperoleh perbaikan. Berdasarkan informasi yang diterima Bambang, tanggul Sungai Cikapundung terakhir memperoleh perbaikan pada 2004.

"Terakhir 2004 diperbaiki, jadi kalau kalau dapat laporan dari warga, tanggul itu sudah overfall," kata Bambang pada Kamis, 11 Januari 2024.

Bambang mengungkapkan, tanggul Sungai Cikapundung yang jebol ini akan segera memperoleh perbaikan. Tak hanya sekadar perbaikan, ketinggian tanggul tersebut akan bertambah dan perkuatan struktur.

Baca juga: Gara-Gara Tanggul Sungai Cikapundung Jebol, Permukiman Warga di Braga Bandung Terendam Banjir 1,7 Meter

"Besok, tanggul akan kita tangani, mudah-mudahan dengan kecepatan kita memperbaiki tanggul, ini bisa meminimalisir banjir seperti ini. Kita tinggikan dan perkuat struktur buat menahan beban," ujarnya.

Dia memastikan tim masih melakukan evakuasi di lokasi banjir. Oleh karena itu, Bambang belum bisa memastikan berapa jumlah pasti rumah yang terdampak banjir.

"Belum bisa melaporkan semuanya (rumah yang terendam banjir) berapa banyak belum tahu, kami sedang bergerak semuanya, di 4 RW," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengungkapkan, satu keluarga yang terjebak banjir sudah terevakuasi.

Baca juga: Wanita Ini Curhat, Rumahnya Selalu Dilempari Batu oleh Tetangga, Warganet: Ku Kira Masriah Ternyata Lain Lagi

"Sudah, sudah selesai dievakuasi, ada 3 Lansia," kata Gun Gunpada Kamis, 11 Januari 2024.

Diskar PB Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Dinas Sosial (Dinsos) beserta warga masih melakukan penyisiran. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir di kawasan tersebut.

"Kami inventarisir, khawatir masih ada yang tertinggal (terjebak banjir)," ujarnya.

Gun Gun menyebut, tanggul Sungai Cikapundung yang jebol menjadi penyebab utama banjir di kawasan permukiman Braga.

"Ada tanggul yang jebol dari sungai Cikapundung. Tadi pas tinggi-tingginya mencapai 1,7 meter. Kami masih hitung (jumlah warga terdampak banjir) tetapi sudah dievakuasi," ucapnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”