Tanggul Sungai Cikapundung Jebol Akibatkan 600 Rumah di Braga Bandung Terdampak

Teritori
Jumat, 12 Jan 2024 20:59
    Bagikan  
Tanggul Sungai Cikapundung Jebol Akibatkan 600 Rumah di Braga Bandung Terdampak
Indonesia Tren/Reza Deny Rustama

Rumah warga di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung yang jebol karena diterjang banjir serta lumpur dari luapan Sungai Cikapundung yang jebol.

INDONESIATREN.COM - Tanggul Sungai Cikapundung yang jebol mengakibatkan ratusan rumah di Gang Apandi, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung terdampak banjir pada Kamis, 11 Januari 2024.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar), terdapat 600 unit rumah terdampak banjir.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat menuturkan, 600 rumah yang terdampak banjir itu berada di RW 3, 4, 7, dan 8. Adapun rinciannya, yakni RW 3 ada 300 unit rumah, RW 4 ada 250 unit rumah, RW 7 ada 100 unit rumah, dan RW 8 ada 250 unit rumah.

"Jadi kejadian bencana banjir di Kota Bandung tepatnya di Gang, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, terdapat 600 Rumah yang terdampak," kata Hadi saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 12 Januari 2024.

Baca juga: Pemkot Bandung Gunakan Material Kokoh untuk Perbaiki Tanggul Sungai Cikapundung yang Jebol

Hadi menambahkan, ada 150 jiwa yang mengungsi di area teras Cikapundung, Jalan Soekarno, Kota Bandung. Kemudian, terdapat tiga pengungsi dalam kondisi sakit.

"Tiga orang di antaranya dalam kondisi sakit. Jadi 150 jiwa ini mengungsi di teras Cikapundung," kata dia menambahkan.

Saat ini, BPBD Jabar terus berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung untuk melakukan penanganan.

"BPBD Jabar sudah berkoordinasi dengan Diskar PB Kota Bandung untuk melakukan penanganan atau asesmen di lokasi kejadian," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Gunakan Material Kokoh untuk Perbaiki Tanggul Sungai Cikapundung yang Jebol

Diwartakan Indonesia Tren sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Triadi Machmudin memastikan, Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan melakukan perbaikan tanggul Sungai Cikapundung yang jebol.

"Atas nama Pemprov Jabar, saya turut prihatin atas terjadinya banjir kemarin sore. Saya dengan Pak Pj Wali Kota Bandung, Bambang melihat dan nanti akan dibantu untuk perbaikan-perbaikan (tanggul) dari Pemkot Bandung," kata Bey seusai meninjau lokasi banjir pada  Jumat, 12 Januari 2024.

Dia mengungkapkan, terdapat satu tanggul jebol yang mempunyai tingkat kerusakan parah. Sementara, jumlah rumah yang terdampak masih dilakukan asesmen oleh petugas.

"Satu (tanggul) yang paling parah. Kalau rumah masih di asesmen tapi saya lihat banyak sekali karena padat juga," ujarnya.

Baca juga: Badan Geologi Beberkan Empat Pemicu Longsornya Kawasan Mata Air di Subang

Bey mengaku sudah menginstruksikan kepada Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono agar perbaikan Sungai Cikapundung yang jebol diselesaikan dan dituntaskan hari ini.

"Tadi sudah saya perintahkan ke Pak Wali Kota Bandung untuk segera perbaikan tanggul atau penahanan yang jebol. Hari ini harus selesai, tuntas. Tentunya dengan dipantau juga," kata dia.

Lebih lanjut, Bey menambahkan, terdapat 857 jiwa dari 400-an Kartu Keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan Gang Apandi. Saat ini, pemerintah sudah menyiapkan tempat pengungsian, dapur umum, dan lainnya.

"Yang terdampak 857 jiwa, 400-an KK. Sudah disiapkan tempat pengungsian sementara, dapur umum siap, kesehatan siap, Damkar Kota Bandung siap, dan BPBD provinsi juga siap," kata dia menambahkan.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tindak Tegas PETI di Gorontalo Utara, Petugas Ditreskrimsus Polda Gorontalo Pasang Police Line di Lubang Tambang dan Tromol Pengolahan Hasil Tambang
Dikirim Bantuan 15.000 Liter Air Bersih Setelah 2 Bulan Dilanda Kekeringan Parah, Warga Kampung Babakan Sari Sukabumi Berucap Alhamdulillah: “Terima Kasih PMI dan BPBD”
Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto