Tinjau Lokasi Banjir Braga, BBWS Citarum Sebut Rumah di Bibir Sungai Sangat Membahayakan

Teritori
Sabtu, 13 Jan 2024 21:04
    Bagikan  
Tinjau Lokasi Banjir Braga, BBWS Citarum Sebut Rumah di Bibir Sungai Sangat Membahayakan
Indonesia Tren / Reza Deny

Kepala BBWS Citarum, Bastari mengatakan rumah di bibir sungai sangat membahayakan keselamatan warga penghuni.

INDONESIATREN.COMBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum meninjau langsung lokasi banjir bandang di jalan Braga tepatnya di Gang Apandi, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung pada Sabtu 13 Januari 2024.

Diketahui, banjir di kawasan permukiman warga itu terjadi karena tanggul Sungai Cikapundung pada Kamis 11 Januari 2024. Akibatnya, 600 unit rumah yang berada di RW 3, 4, 7, dan 8 dan 857 jiwa dari 400-an Kartu Keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan Gang Apandi.

Kepala BBWS Citarum, Bastari mengatakan, ketika banjir di kawasan Gang Apandi, Braga, debit air di Sungai Cikapundung mengalami peningkatan volume dengan tinggi 135 milimeter dalam 7 jam.

"Timbul debit air sungai yang besar dengan curah hujan tersebut, ini mengakibatkan debris flow, beberapa tembok rumah jebol," kata Bastari, Sabtu 13 Januari 2024.

Baca juga: Kebun Pisang Warga Bandung Barat Rusak Gegara Dilindas Motor Kros, Panitia: Masalah Sudah Diselesaikan

Lebih lanjut, Bastari menilai keberadaan rumah di pinggir sungai ini sangat membahayakan bagi masyarakat. Apalagi, permukiman penduduk di bibir Sungai Cikapundung ini berbatasan langsung dengan tembok rumah.

"Rumah di pinggir sungai ini sangat membahayakan. Apalagi, langsung berbatasan di atas tebing sungai, langsung tembok rumah," ujarnya.

Meski tembok rumah yang jebol akibat luapan air Sungai Cikapundung sudah diperbaiki, Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) harus memikirkan untuk mengamankan area yang di kiri kanan Sungai Cikapundung agar tidak berbatas langsung dengan permukiman penduduk.

"Saya kira ke depan mungkin dengan pihak Wali Kota (Pemkot Bandung) dengan Pemprov Jabar ini bersama-sama bagaimana untuk mengamankan area yang di kiri kanan sungai ini, jangan langsung tembok rumah," tuturnya.

Baca juga: Kebun Pisang di Bandung Barat Rusak Akibat Dilewati Motor Kros, Kepala Desa Minta Agar Petani Segera Melapor

Ke depannya, BBWS Citarum bersama Pemkot Bandung dan Pemprov akan melakukan identifikasi terkait pemanfaatan area bibir sungai. Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat Kota Bandung.

"Ini tentunya kaitan dengan bagaimana pemanfaatan sepadan sungai untuk keamanan masyarakat ke depan di sekitar Sungai Cikapundung utamanya di daerah Braga," kata dia. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”
Sidang Gugatan Ahli Waris Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar: Penyerahan Data Tergugat yang Sudah Meninggal