Sadis! Bocah di Sulut Ditemukan Tewas Dimutilasi, Pelaku Ternyata Tantenya Sendiri

Teritori
Sabtu, 20 Jan 2024 15:37
    Bagikan  
Sadis! Bocah di Sulut Ditemukan Tewas Dimutilasi, Pelaku Ternyata Tantenya Sendiri
Pixabay/niekverlaan

Ilustrasi pembunuhan.

INDONESIATREN.COMSeorang tante yang tega membunuh keponakannya sendiri karena alasan ingin menguasai perhiasan milik korban.

Tante tersebut bernama Arnita Mamonto alias AM (19) yang dengan tega membunuh bocah berusia 8 tahun yang tak lain yakni keponakan sendiri.

Kapolres Boltim AKBP Sugeng Setyo Budhi menyebutkan seorang bocah perempuan meninggal secara sadis di Kabupaten Bolaang, Mongondow Timur, Sulawesi Utara.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan kepala yang sudah terpisah di area perkebunan. Ternyata, ia menjadi korban mutilasi yang dilakukan oleh tantenya sendiri.

Baca juga: Tertidur Pulas, Driver Ojol di Medan Kehilangan Motornya karena Dicuri Maling, Warganet: Ya Allah, Tega Banget

Pembunuhan yang dilakukan pelaku sudah direncanakan sebelum melakukan aksi keji tersebut.

Hal ini berawal dari warga setempat yang menduga bahwa bocah tersebut hilang karena menjadi korban penculikan karena ia mengenakan perhiasan berharga.

Bahkan terduga pelaku AM, ikut mencari korban bersama dengan ibu korban seakan-akan tidak mengetahui keberadaan anak tersebut.

Motif pelaku melakukan aksi keji ini disebabkan karena ingin memiliki dan menguasai perhiasan yang dipakai korban.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Kampanye oleh Ridwan Kamil, TKD AMIN Jabar Sedang Pelajari Kasusnya

“Dengan maksud agar pelaku bisa mengambil perhiasan pada korban tanpa diketahui oleh orang lain di pinggir jalan,” kata Kapolres Boltim AKBP Sugeng Setyo Budhi yang dikutip pada Sabtu, 18 Januari 2024.

Dalam melancarkan aksinya, AM mengaku melakukannya sendirian dengan mengajak keponakannya itu ke perkebunan sawit.

Sesampainya di kebun sawit, ia segera melancarkan aksinya dengan mendorong korban hingga terjatuh dan kemudian ditindih oleh pelaku.

“Saat korban terjatuh korban ditindih di atas hingga korban tidak bisa bergerak,” katanya.

Baca juga: Atap Dapur Rumahnya Roboh, Nenek di Cihaur Sukabumi Luka-luka

Saat korban sudah tidak bisa bergerak, pelaku langsung mengeksekusi korban dengan memutilasi bagian leher.

Kemudian, AM melempar bagian kepala korban ke selokan dan mengambil perhiasan yang berada pada tubuh korban.

Pelaku mengaku, sebelum menghabisi nyawanya, bocah kecil itu sempat memanggil ibunya ‘bunda’ untuk meminta pertolongan.

Jenazah korban ditemukan oleh warga di Desa Tutuyan III, Tutuyan, Boltim pada Kamis, 18 Januari 2024 pukul 19.00 WITA.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”