Bey Machmudin Minta Netralitas ASN di Pemilu 2024 Tak Hanya Manis di Mulut

Teritori
Senin, 22 Jan 2024 14:35
    Bagikan  
Bey Machmudin Minta Netralitas ASN di Pemilu 2024 Tak Hanya Manis di Mulut
Indonesiatren.com/Reza Deny

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin meminta ASN benar-benar benjaga netralitas di Pemilu 2024, dan bukan hanya sekadar di ucapan.

INDONESIATREN.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Triadi Machmudin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jabar benar-benar bersikap netral dalam Pemilu 2024.

Hal itu menyusul adanya 20 dari total 67 kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diterima Bawaslu Jabar selama tahapan Pemilu 2024. Walaupun 20 kasus dugaan pelanggaran netralitas itu merupakan ASN tingkat kabupaten/kota.

Bey pun mengingatkan agar para ASN tersebut benar-benar menjaga netralitas, bukan hanya manis di mulur atau sekadar diucap, namun juga dilaksanakan.

Baca juga: Bey Machmudin Ajak Warga Jabar Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

"Kami akan ingatkan terus menjaga netralitas dalam artinya yang sebetulnya, tidak hanya diucap tapi juga dalam perbuatan dan tindakan," kata Bey Machmudin saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 22 Januari 2024.

Menurutnya, penindakan pelanggaran netralitas ASN tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu. Pemprov Jabar akan memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Kalau memang terbukti kami ada (sanksi yang disiapkan). Bentuknya dari mulai teguran sampai skorsing," tuturnya.

Sanksi tersebut sudah dilaksanakan seperti kasus pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Baca juga: Soal Dugaan Pelanggaran Netralitas Pj Wali Kota Bekasi dan Sejumlah ASN, Pemprov Jabar Serahkan ke Bawaslu

"Yang sudah jelas-jelas tetap dikenakan sanksi seperti Satpol PP di Kabupaten Garut, walaupun diproses juga oleh Bawaslu karena memang prosedurnya seperti itu.

Bey menambahkan, netralitas dalam Pemilu 2024 ini tidak hanya berlaku untuk ASN tetapi harus dilakukan juga oleh kepala maupun perangkat desa. Apabila, terdapat pelanggan, Bey meminta Bawaslu menindak tegas.

"Tetap, kades kan perangkat. Jadi tetap harus netral. Dan kalau ada pelanggaran kami akan serahkan ke Bawaslu," kata dia menambahkan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”