Tak Ingin Bergantung ke PKB, Pemprov Jabar Lirik Pariwisata Ciayumajakuning untuk Genjot PAD

Teritori
Rabu, 31 Jan 2024 15:15
    Bagikan  
Tak Ingin Bergantung ke PKB, Pemprov Jabar Lirik Pariwisata Ciayumajakuning untuk Genjot PAD
bandung.go.id

Simbol Kota Bandung atau kantor pemerintahan Pemprov Jabar. PAD Jabar selama ini berasal dari pajak kendaraan bermotor (PKB). Karenanya Pemprov Jabar lirik sektor pariwisata untuk genjot PAD.

INDONESIATREN.COM - Pemprov Jabar terus berupaya menggali potensi ekonomi baru untuk menaikkan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat, mayoritas PAD Jabar selama ini berasal dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan nilai 42,60 persen pada 2023.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Triadi Machmudin mengaku sudah bertemu dengan pengusaha di sektor pariwisata yang memiliki visi kekinian satu di antaranya penginapan berkonsep kabin.

Bey menilai konsep penginapan itu bisa menarik perhatian wisatawan untuk berlibur ke Jabar. Bey pun meminta agar pengusaha penginapan berkonsep kabin mengembangkan di objek wisata di Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

"Saya minta fokusnya di daerah Ciayumajakuning sehingga menarik wisatawan ke daerah itu," kata Bey, Rabu 31 Januari 2024.

Baca juga: KA Papandayan dan Pangandaran Resmi Beroperasi Hari Ini, Pemprov Jabar Buka Peluang Pariwisata Baru

Langkah itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan potensi pariwisata untuk menambah PAD yang selama ini bergantung pada PKB. Ditambah, pemerintah pusat terus menggalakkan peralihan kendaraan konvensional atau BBM ke tenaga listrik.

"Kami harus mulai memikirkan potensi pariwisata untuk PAD karena sekarang PKB sudah bergeser ke mobil dan sepeda motor listrik. Jadi diantisipasi dari sekarang, jangan sampai kebingungan sendiri mencari sumber-sumber PAD," ujarnya.

"Cuman intinya kami ingin menggandeng semua pihak supya potensi wisata Jabar betul-betul terakomodasi karena kan ada semua di sini, dari mulai yang pantai sampai pegunungan," sambungnya.

Baca juga: Pajak Hiburan Naik 75 Persen, Disparbud Jabar Cari Cara Agar Sektor Pariwisata Tak Terbebani

Bey menambahkan, alasan pengembangan sektor pariwisata di kawasan Ciayumajakuning tidak lain untuk menggeliatkan penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Mengingat, penginapan berkonsep kabin ini baru tersedia di Lembang di Kabupaten Bandung Barat, Ciwidey di Kabupaten Bandung, Puncak di Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Pangandaran.

"Kalau bisa tempat wisata itu menarik wisatawan dari luar Jabar menggunakan pesawat. Tujuannya supaya BIJB tetap hidup. Data mereka paling ramai Lembang, Puncak, Pangandaran. Saya minta di Ciayumajakuning dikembangkan juga," kata dia menambahkan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang