Melihat Antusiasme Warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi Nyoblos di Pemilu 2024

Teritori
Rabu, 14 Feb 2024 20:44
    Bagikan  
Melihat Antusiasme Warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi Nyoblos di Pemilu 2024
Istimewa

Warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat antusias nyoblos di Pemilu 2024.

INDONESIATREN.COM - Ratusan warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu, 14 Februari 2024.

TPS di kampung adat tersebut dipusatkan di TPS 01 Bale Riung, khusus untuk masyarakat adat dan warga sekitarnya. Bale Riung sendiri posisinya berhadapan dengan Imah Gede Kasepuhan Sinar Resmi.

Informasi yang dihimpun, ada 290 warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 01 Kasepuhan Sinar Resmi. Adapun di kasepuhan lainnya seperti di Kasepuhan Ciptamulya, dipusatkan di TPS 09 dengan jumlah yang sama, serta TPS 07 Kasepuhan Gelar Alam dengan jumlah sama.

Baca juga: Suara Hati Warga Binaan Lapas Warungkiara Sukabumi untuk Presiden RI Terpilih

Kepala Desa Sirnaresmi, Iwan Riswandi mengatakan, di wilayah desanya sendiri ada 17 TPS. Namun secara khusus di kampung adat, antusiasme warga yang menyalurkan hak pilihnya di Pemilu tahun ini cukup meningkat dibandingkan dengan Pemilu 2019 lalu.

Di Pemilu 2024 ini, kata Iwan, warga pun dengan sabar mengantre, menunggu panggilan dari petugas KPPS.

"Kalau untuk warga Desa Sirnaresmi kebetulan warganya banyak warga kasepuhan, alhamdulillah partisipasi warga datang, kalau untuk kedatangan yang sudah-sudah tahun 2019 begitu antusias. Sekarang juga lebih. Lebih meningkat. Alhamdulillah yang datang ke TPS luar biasa, walaupun banyak kegiatan warga pada datang. Tentu ini sebuah kebanggaan," kata Iwan.

Baca juga: Monitoring Pencoblosan Pemilu 2024 di Dapil 3, Wakil Bupati Sukabumi Bicara Soal TPS Rawan

Ia juga melihat para pemilih pemula cukup antusias dalam menyalurkan hak pilih. "Untuk pemilih pemula lumayan meningkat, karena yang sudah wajib usia nyoblos kemarin pada melakukan perekaman e-KTP," lanjutnya.

"Walaupun lambat alhamdulillah pemilih pemula bisa melakukan pemilihan di Pemilu 2024 ini. Kalau dulu waktu 2019 70 persen, inginnya meningkat 75 persen atau 80 persen. Itu harapan saya," imbuhnya.

Masih kata Iwan, Ketua Adat di tiga kasepuhan yang ada di Desa Sirnaresmi, yakni Kasepuhan Sinar Resmi, Gelar Alam dan Ciptamulya, sangat terbuka dan mempersilakan untuk memakai balai pertemuan.

Baca juga: Aksi Nekat Anggota Polisi di Sukabumi, Naik Truk Halau Kabel Saat Distribusi Logistik Pemilu 2024

"Biasanya, di situ kan ada aturan bahwa tempat TPS itu harus di sekolah atau tempat punya negara. Tapi karena antusias di Kasepuhan itu memberikan ruang, ngasih tempat. Karena sudah beberapa tahun-tahun lalu sebelum ada balai pertemuan suka di sekolah," ujar Iwan.

Kendati demikian, di balik antusiasme tersebut, Iwan mengaku mendapat curhatan dari warga yang masih bingung membedakan lima jenis surat suara. Ia pun harus menjelaskan berulang kali menjelaskan kepada warga mengenai perbedaan surat suara melalui warnanya.

"Kalau untuk curhat ada saja satu dua, cuma itu mungkin karena se-Indonesia, jadi kita harus menjelaskan. Kudu jentre (harus jelas) kalau kata warga kasepuhannya dari segi warna-warnanya. Alhamdulillah setelah dijelaskan mengerti dan terpenting warga datang ke TPS. Yang tak kalah penting, pelaksanaan pemilu di Desa Sirnaresmi berjalan lancar," ungkap Iwan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja