PT KAI Punya Kiat Antisipasi Longsor, Begini Caranya

Minggu, 17 Dec 2023 15:45
    Bagikan  
PT KAI Punya Kiat Antisipasi Longsor, Begini Caranya
ISTIMEWA

PT KAI Daop 2 Bandung terus lakukan berbagai cara agar perjalanan kereta tetap aman.

INDONESIATREN.COM - Hingga kini, banyak titik rawan pada jalur kereta, baik arah barat maupun timur. Kerawanan itu di antaranya yaitu pergerakan tanah, amblas, atau longsor.

Tentunya, hal itu sangat berdampak pada perjalanan kereta. Karena itu, agar perjalanan kereta pada momen Natal-Tahun Baru (Nataru) 2023-2024  PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memiliki kuat terbaru untuk meminimalisir terjadinya pergerakan tanah atau longsor pada jalur kereta.

Takdir Santoso, Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, menyatakan, upaya terbaru untuk mengantisipasi pergerakan tanah, longsor, dan lainnya adalah menggunakan metode bio-engineering-vegetatif.

Caranya  jelas Takdir Santoso, memanfaatkan tanaman akar wangi (vetiver). "Tujuannya, memperkuat lereng dan tebing pada jalur-jalur kereta.

Baca juga: Wanti-wanti KAI: Disiplinlah Saat Lalui Perlintasan Sebidang

Takdir Santoso menegaskan, pemerkuatab lereng pada jalur-jalur kereta melalui optimalisasi tanyakan akar wangi membuktikan komitmen pihaknya untuk terus menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta, khususnya pada Nataru 2023-2024.

Takdir Santoso mengatakan, penerapan bio-engineering ini berlangsung pada Kilo Meter (KM) 124+4/5 petak Rendeh-Plered. Secara total, hingga kini, pihaknya menanam sekitar. 2.000 batang 

Rencananya, ungkap dia, pihaknya menenangkan tanaman itu pada beberapa daerah lain yang berkategori rawan pergeraka tanah.

Selain penanaman akar wangi, Takdir Santoso menambahkan, pihaknya pun melakukan normalisasi saluran air. Hal itu, terangnya, untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir terjadinya banjir. 

Baca juga: Nataru 2023-2024: Jangan Khawatir, Tiket Kereta Masih Tersedia Ratusan Ribu Lembar

"Kami pun membuang ke luar Ruang Milik Jalan (Rumija) jalur kereta. Termasuk sterilisasi jalur melalui pemotongan dahan-dahan pepohonan guba mengantisipasi pohon tumbang," urainya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”