Jelang Nataru 2024, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Tradisional Bandung Jadi Mahal

Kamis, 21 Dec 2023 12:37
    Bagikan  
Jelang Nataru 2024, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Tradisional Bandung Jadi Mahal
Indonesia Tren/Ipan Sopian

Ilustrasi aktivitas perniagaan di sebuah pasar tradisional di Kota Bandung.

INDONESIATREN.COM - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, sejumlah harga bahan pokok di pasa tradisional Kota Bandung mengalami perubahan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bandung, Elly Wasliah menyebutkan, ada beberapa bahan baku mengalami perubahan harga menjadi lebih mahal.

Seperti komoditas gula pasir yang semula Rp14.500 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram.

Elly mengatakan, perubahan harga berdasarkan acuan dari Badan Pengan Nasional (Bapanas). Kendati demikian, dia memastikan stok gula pasir tetap aman.

Baca juga: Kronologi Pelajar SD di Bandung Dijual ke Puluhan Pria: Hilang Tiga Pekan hingga Akhirnya Ditemukan

"Untuk stok aman kita akan terus pantau agar harga juga tetap stabil," kata Elly di pasar Sederhana Kota Bandung Kamis 21 Desember 2023.

Sementara itu, harga daging sapi dan bawang merah masih terpantau stabil sejak November 2023.

Harga daging sapi sekarang ini mencapai Rp130.000 per kilogram, sedangkan bawang merah Rp40.000 per kilogram

Lebih lanjut, Elly menambahkan, harga sejumlah bahan pokok menjadi murah, seperti cabai merah, telur ayam, daging sapi, dan bawang merah.

Baca juga: Akibat Rem Blong, Truk Pasir di Sukabumi Tabrak Rumah dan Ruko

Rata-rata, perubahan harga bahan pokok tersebut sebesar Rp2.000.

Daging ayam dari Rp34.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram, cabai rawit dari Rp100.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, dan telur ayam dari Rp28.000 menjadi Rp27.000 per kilogram.

"Potensi kenaikan harga memang ada, tapi akan kita upayakan agar harga tetap stabil dan yang paling penting adanya kesediaan stok," ujarnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”