Kronologi Pelajar SD di Bandung Dijual ke Puluhan Pria: Hilang Tiga Pekan hingga Akhirnya Ditemukan

Kamis, 21 Dec 2023 11:43
    Bagikan  
Kronologi Pelajar SD di Bandung Dijual ke Puluhan Pria: Hilang Tiga Pekan hingga Akhirnya Ditemukan
Instagram/@sekitarbandungcom

Dua pelaku yang melakukan perbuatan asusila dan menjual korban yang masih bocah kelas 6 SD.

INDONESIATREN.COM - Viral seorang pelajar SD kelas 6 di Kota Bandung hilang karena dijual oleh kenalannya via aplikasi online. Berikut kronologi penemuannya.

Pelajar SD itu sudah hilang sejak tiga pekan lalu atau 28 November 2023. Sang ibu kemudian melaporkan kasus itu kepada polisi pada 9 Desember 2023.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono menjelaskan, polisi memeriksa saksi dan rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk menyelidik hilangnya pelajar SD berusia 12 tahun itu.

"Korban meninggalkan rumah dengan alasan berangkat ke ke sekolah. Di hari yang sama orang tua korban tanya ke wali sekolah, ternyata korban tidak masuk sekolah. Sejak itu korban dinyatakan hilang dan pada 9 Desember orang tua melapor," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono di Mapolrestabes Bandung pada Rabu 20 Desember 2023.

Baca juga: Pelajar SD di Bandung Dijual kepada Puluhan Pria, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Kemudian, pelajar SD berjenis kelamin perempuan tersebut hilang setelah berkenalan dengan teman baru melalui aplikasi media sosial. Salah seorang kenalannya itu bernama AD (18).

AD mengajak korban ke beberapa tempat di Kota Bandung. Lalu, AD melakukan tindak asusila dengan pelajar SD itu.

"Pelaku melakukan persetubuhan dengan korban," ujar Budi menjelaskan.

Korban sempat dialihkan AD kepada DF (24) ke sebuah apartemen di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.

Baca juga: Tips Aman Penggunaan Headset Menurut dr Saddam Ismail, Menjaga Kesehatan Telinga di Era Digital

Dari situ, Budi mengatakan, sudah 20 pria yang menyewa korban melalui aplikasi MiChat. Korban disewa oleh para pria dengan tarif Rp300 hingga Rp500 ribu.

AD mengaku, belum lama berkenalan dengan korban melalui aplikasi media sosial.

"Iya, belum lama kenal lewat aplikasi," kata AD. Ia mengaku, korban lebih dulu menghubunginya agar membawanya pergi.

Pelaku menjelaskan, korban mempunyai masalah keluarga. Namun, AD mengetahui secara pasti masalah tersebut.

Baca juga: Viral, Sekelompok Geng Motor Menyerang Warung Kopi di Bantar Gebang, Bekasi Terekam CCTV

Netizen geram oleh tindakan pelaku kepada korban dalam kolom komentar Instagram @infobandungdotco. Menurutnya, aplikasi tersebut sudah menimbulkan keresahan.

"Aplikasi ini meresahkan ya? Pemerintah ga mau turun tangan gtu?? Udah jelas2 aplikasi ini terkenal dengan pidosaennya. Percuma ditangkep pelakunya ai aplikasinya jalan wae mah. Minimal meminimalisirlah. Kudu ditutup aplikasi ieu.," kata akun @genova.bodycare.

Di sisi lain, ada juga netizen yang memberi kritik di dalam kolom komentar bahwa kejadian ini menjadi sebuah pelajaran soal hubungan keluarga dan anak.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi
Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna
Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar
Peduli Generasi Muda Perbatasan, Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Jadi Gadik Materi Wasbang dan Pramuka bagi Pelajar SMPN 1 Ketungau Hulu Sintang Kalbar
Wujudkan Toleransi Antar-Umat Beragama, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak Kalbar
Sidang Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditunda Hingga 3 Kali di PN Makassar, Politisi Haris Baginda: “Hakul Yakin, Ahli Waris Pasti akan Menang”
Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dari Rumah ke Rumah Warga Desa Badau Kapuas Hulu Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 15-Jul-2026 18:51
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 14-Jul-2026 18:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 12-Jul-2026 21:03
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa