Dipengaruhi Isu Suku Bunga, Rupiah Masih Lesu, Pergerakannya Negatif

Kamis, 21 Dec 2023 12:44
    Bagikan  
Dipengaruhi Isu Suku Bunga, Rupiah Masih Lesu, Pergerakannya Negatif
X/Twitter

Pagi ini rupiah mengalami pergerakan negatif. Posisinya terkoreksi sembilan poin.

INDONESIATREN.COM - Selama beberapa hari terakhir, perkembangan rupiah tidak menggembirakan. Faktanya, pagi ini, rupiah masih lesu. Mata uang Garuda ini bergerak negatif.

Pada pembukaan transaksi antar-bank, Kamis 21 Desember 2023, posisi rupiah menukik lagi. Kali ini, berada pada level Rp15.520 per dolar Amerika Serikat (AS).

Padahal, sebelumnya, posisi rupiah lebih baik sembilan poin daripada saat ini. Yaitu Rp15.511 per dolar AS.

Beberapa analis berpendapat, sikap wait and see pasar terhadap perkembangan suku bunga masih menjadi pemicu pergerakan negatif rupiah.

Baca juga: Jelang Nataru 2024, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Tradisional Bandung Jadi Mahal

Hingga kini, pasar masih menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Satu di antara pembahasan RDG BI tersebut berkaitan dengan suku bunga acuan, BI-7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR).

Perkiraannya, RDG BI menghasilkan putusan krusial. Yakni tidak adanya perubahan suku bunga acuan, alias tetap pada level 6,0 persen.

Kemungkinan tidak berubahnya suku bunga acuan itu sebagai respon sikap The Federal Reserve (The Fed) atau Bank Sentral AS, yang juga cenderung mempertahankan suku bunganya pada agenda Federal Open Market Committee (FOMC).

Melihat perkembangan tersebut, terproyeksi bahwa hari ini, pergerakan rupiah pada posisi Rp15.450-Rp15.550 per dolar AS. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”