Jelang Akhir Pekan, Rupiah Bergerak Lunglai, Posisinya Merosot Lagi

Kamis, 21 Dec 2023 20:42
    Bagikan  
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Bergerak Lunglai, Posisinya Merosot Lagi
Youtube

Petang ini, rupiah alami pergerakan negatif.

INDONESIATREN.COM - Perkembangan rupiah menjelang akhir pekan ini tidak menggembirakan. Petang ini, rupiah bergerak lunglai.

Pada penutupan transaksi antar-bank, Kamis 21 Desember 2023, rupiah kembali terkontraksi. Kini, rupiah menempati level Rp15.525 per dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi rupiah itu lebih lemah 14 poin daripada sebelumnya. Yaitu Rp15.511 per dolar AS.

Sinyal pergerakan negatif rupiah, sebenarnya, terjadi sejak tadi pagi. Yaitu pada pembukaan transaksi. tergelincir sembilan poin atau berada pada level Rp15.520 per dolar (AS).

Baca juga: Misi Bulog Tahun Depan: Stabilikan Pasokan Pangan

Terkontraksinya rupiah juga terjadi pada penutupan perdagangan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI).

Berdasarkan sesi akhir perdagangan kurs JISDOR BI hari ini, rupiah terjungkal 21 poin atau menjadi Rp15.533 per dolar AS. Padahal, sehari sebelumnya, posisi rupiah lebih baik, yakni Rp15.512 per dolar AS

Beberapa analis dan pengamat berpendapat bahwa putusan Bank Indonesia (BI) untuk tidak mengubah suku bunga acuannya, yakni tetap 6,0 persen, cukup berpengaruh pada perkembangan rupiah.

Pergerakan negatif rupiah juga dipengaruhi perkembangan global. Yakni, sikap dan spekulasi pasar tentang suku bunga The Federal Reserve (The Fed) alias Bank Sentral AS.

Baca juga: Putusan Bank Indonesia: Suku Bunga Acuan Tidak Berubah, Tetap 6 Persen

Pasar memprediksi, tahun depan, The Federal Reserve menetapkan suku bunga yang lebih rendah daripada saat ini. Apabila terjadi, hal itu berpengaruh pada dolar AS.

Sebaliknya, jika The Federal Reserve benar-benar memangkas suku bunganya, hal itu membuat Indonesia tersenyum karena memperkokoh posisi rupiah. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 25-May-2026 21:14
Lowongan Kerja
259 Karung Material Hitam Disita Polda Gorontalo, 2 Terduga Pelaku PETI Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda 100 M
5 Hari Jelang Idul Adha, Inilah Menu Lezat Daging Kambing dan Sapi yang Layak Disiapkan bagi Keluarga
Sukses Digelar di SCBD Park Jakarta, KiN Space Dipuji Wamen Kebudayaan RI: “Efektif Menanamkan Rasa Cinta Budaya Indonesia sejak Usia Dini”
Pernah Tugas di KPK, Jabat Irjen, dan Kini Wakil Rektor Perbanas Institute, Haryono Umar: “Kita Butuh Presiden yang Betul-Betul Cinta kepada Rakyatnya”
Sidang Kesimpulan Ditunda, Jubir Labbai Ungkap Putusan MA yang Mendasari Aksi atas Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Terkait Sengketa dengan Pihak Lain, Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar Coba Dirobohkan Ahli Waris Labbai
Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Tanah Labbai Berharap Menang Gugatan Atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Membedah Surat-Surat Labbai dan H. Raiya Dg. Kanang di Tanah yang Kini Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 16-May-2026 23:15
Lowongan Kerja
Agar Kuat Berjuang Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai Ziarah ke Makam H. Raiya Dg. Kanang
Tanah 27 Hektar, NJOP 1.416.000, Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Labbai: “Yang Kamu Lawan Siapa”
Jubir Labbai tentang Sengketa Tanah Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Lantebung Makassar: “Allei Siri Nu”